Mengontrol Video Game Dengan Cara Berciuman

Reading time:
February 23, 2011

Saya sempat berpikir kalau bermain game tanpa menggunakan controller, seperti yang ditawarkan oleh Xbox Kinect, cukup aneh. Ternyata pikiran tersebut salah. Masih ada cara mengontrol permainan yang lebih unik dibandingkan Kinect. Saat ini muncul game baru dengan cara bermain yang akan membuat mulut para pemainnya basah. Bukan karena game ini mengharuskan kita untuk makan pada saat bermain, tetapi karena game ini dikontrol sepenuhnya dengan cara berciuman!

kis2 censored

Seniman media digital, Hye Yeon Nam, banyak bekerja di dunia audio, video, dan instalasi robotik. Saat ini ia telah menyelesaikan sebuah proyek baru di dunia game. Ia menciptakan game bowling yang dikontrol oleh pemain dengan berciuman dan lidah pemain menjadi penentu arah serta kecepatan bola.

Cara bermainnya cukup simple. Satu pemain mengenakan sebuah magnet di ujung lidahnya dan satu pemain lagi menggunakan headset yang membaca input sensor dari magnet tersebut. Pemain yang mengenakan magnet di lidahnya mengontrol arah gerak bola dan dengan mempercepat gerakan lidahnya, bola pun akan meluncur dengan lebih cepat.

Selain unik dan inovatif, awalnya saya berpikir game ini cocok bagi para pasangan yang ingin hiburan yang cukup “panas” dan fun. Namun, setelah melihat video demonya, saya berpikir kalau cara bermain game ini tidak ideal bagi para pasangan. Bertukar ludah, mata terbuka, dan konsentrasi tertuju pada layar (bukan pada pasangan) bukanlah cara berciuman yang ideal. Namun game ini bisa dijadikan alasan yang tepat bagi pemain untuk berciuman dengan orang yang disukai.

Source: Various

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…