Di Hari Film Nasional, Jero Wacik Jabarkan Sederet Rencana

Reading time:
March 30, 2011

Selamat hari Film Nasional yang ke-61! Walau selama “hidup”nya film Indonesia kerap mengalami pasang-surut, baik dari segi kualitas dan jumlah, sudah sepatutnya kita terus mendukung perkembangan perfilman Indonesia. Perayaan Hari Film Nasional tahun ini dimeriahkan dengan pemutaran film-film Indonesia lampau dan masa kini yang diadakan oleh Kineforum sejak awal hingga akhir Maret. Puncaknya, hari ini, sebuah resepsi sederhana diadakan di Kembudpar, Jakarta.

Jumlah undangan yang mencapai ratusan memadati Balairung Gedung Sapta Pesona. Turut hadir pula beberapa perwakilan anggota dewan, salah satunya adalah anggota komisi IX, Dedi “Miing” Gumelar. Christine Hakim, Henidar Amroe, Tio Pakusadewo, Raam Punjabi, dan para pemenang FFI 2011 juga tampak membaur dengan undangan lainnya.

HFN
Para Pemenang FFI berfoto bersama setelah menerima insentif yang diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik.

Dari seluruh rangkaian acara yang digelar, satu hal yang sangat ditunggu-tunggu adalah sambutan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengenai permasalahan pajak yang diberlakukan terhadap film lokal yang kabarnya terlalu tinggi. Dalam sambutannya, Menteri Jero Wacik pun menyampaikan beberapa hal yang berkaitan mengenai usaha memajukan perfilman Indonesia yang menurutnya akan ia masukkan ke dalam RAPBN 2012, yaitu sebagai berikut:

  1. Pemberian subsidi kepada film-film bertema kepahlawanan dan karakter anak-anak.
  2. Target 1000 layar/teater di seluruh Indonesia pada tahun 2014. Sebagai informasi, hingga saat ini Indonesia baru memiliki 672 layar dan itupun tidak tersebar secara merata di seluruh Indonesia.
  3. Penyediaan mobil film yang akan berkeliling ke seluruh pelosok negeri yang tidak tersentuh bioskop, seperti pedesaan.
  4. Secara berkala akan mengumpulkan film-film Indonesia berkualitas, yang memiliki nilai edukasi di dalamnya (Denias, Petualangan Sherina, Laskar Pelangi, dll), untuk menjadi tayangan wajib di SD, sebagai pembelajaran mengenai pembentukan karakter.
  5. Membangun Fakultas Film/Institut Perfilman yang akan mendorong kemunculan sineas-sineas muda penuh bakat.
  6. Pemberlakuan PPN terhadap komponen pendukung produksi film yang dibawa/dibeli dari luar negeri sebesar 0% alias dihapuskan. Sebelumnya, pemerintah mengategorikannya sebagai “barang mewah” yang dikenakan pajak sebesar 40%.

HFN1

Berbicara mengenai kisruh penangguhan penayangan film impor dari beberapa distributor ternama yang telah berjalan selama beberapa bulan belakangan, Jero Wacik mengatakan, “Film-film impor tidak mungkin tidak akan tayang sama sekali. Film-film tersebut tetap dibutuhkan sebagai bahan pembelajaran masyarakat Indonesia mengenai budaya bangsa lain. Selain itu, juga sebagai pembanding terhadap film lokal sehingga para sineas Indonesia dapat terus belajar dari untuk menciptakan karya yang semakin bermutu”. Apa itu artinya film-film besar, seperti Pirates of the Carribean: on Stranger Tides, Harry Potter and the Deathly Hallows Part II, Battle: Los Angeles, dan lainnya akan beredar di Indonesia?

Jadi, mari dukung perfilman Indonesia untuk semakin berkembang dan perlahan mengejar ketertinggalannya dari bangsa lain. Hidup Perfilman Indonesia!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…