David Cage “Heavy Rain” Kritik L.A Noire

Reading time:
April 5, 2011
heavy rain logo1

Heavy Rain dan L.A Noire, Anda boleh menyebutnya sebagai The Clash of Titans. Dua game besar ini memang mengusung genre yang jauh berbeda dibandingkan game mainstream saat ini. Lebih fokus pada penyampaian cerita dan konflik yang dibangun di dalamnya, kedua game ini harus mengusung kemampuan penyampaian emosi oleh karakter dengan benar. Saya harus mengakui Heavy Rain mampu melakukan hal tersebut dengan baik, tetapi bagaimana dengan L.A Noire?

L.A Noire yang dikembangkan oleh Rockstar memang dijanjikan akan tampil berbeda. Tidak lagi mengusung sistem open world yang beringas seperti Grand Theft Auto, L.A Noire akan menonjolkan sisi yang lebih “tenang”. Peran Anda sebagai seorang detektif yang menyelidiki kejahatan mengharuskan Anda mencari tersangka melalui ekspresi wajah dan ucapan semata. Bagaimana cara melakukannya? Rockstar menjanjikan tidak hanya menghadirkan voice acting sebagai pendukung, namun juga teknologi motion capture tercanggih yang pernah ada. Bagi David Cage, sang jenius di balik Heavy Rain, pilihan tersebut beresiko.

heavy rain lanoire

Cage mengatakan bahwa teknik motion capture buat L.A Noire benar-benar membutuhkan biaya yang tinggi dan memberikan efek samping tertentu. Karena fokusnya yang ke wajah, ada kemungkinan wajah menjadi tidak terintegrasi baik dengan tubuh dan gesture. Karena itu Rockstar tidak akan mungkin memadukan sebuah scene yang menangkap wajah dan gesture secara bersamaan. Anda akan seringkali melihat close up wajah. Cage mengatakan ia memiliki solusi untuk itu.

Di game terbarunya, Cage menyatakan bahwa kualitas grafis yang ia gunakan akan mampu menangkap gesture dan wajah dengan kualitas yang sama dengan L.A Noire secara bersamaan. Dengan begitu, kita akan merasakan atmosfer “Heavy Rain” dalam tampilan yang jauh lebih baik. Sayangnya Cage tidak menyebutkan lebih detail tentang proyek terbarunya. Saya sendiri cukup menyanjung Cage sebagai salah satu pelaku industri game yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Selain kreativitas dan berbagai penghargaan yang disandangnya, Cage termasuk orang yang tahu apa yang dia bicarakan. Bagaimana ya tanggapan Rockstar?

lanoire logo
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 15, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Pertimbangkan Kembali Miliki Game Eksklusif

Meskipun saat ini adopsi strategi multiplatform rilis, Xbox dikabarkan tengah…
April 15, 2026 - 0

Bloober Team Kembangkan 7 Game Horor Sekaligus

Bloober Team resmi beralih ke sistem multi-proyek di dalam studionya,…
April 15, 2026 - 0

Tim Wuchang: Fallen Feathers Dikabarkan Bubar

Tim pengembang Wuchang: Fallen Feathers bubar setelah sang game director…
April 15, 2026 - 0

Film Animasi Bloodborne Dibuat Oleh YouTuber Ikonik Jacksepticeye

Selain akan adanya film live action, Bloodborne ternyata dikabarkan akan…