Lagi, Kejahatan Kejam Atas Nama Video Game

Reading time:
April 6, 2011
blood spat

Dunia ini memang semakin sulit dimengerti. Semua hal tabu yang tampak tidak mungkin dilakukan oleh manusia sekeji apa pun kini satu per satu menjadi berita utama di media. Apakah karena konten kekerasan yang semakin mudah diakses oleh masyarakat digital saat ini? Atau memang dunia sedang sakit? Tidak ada yang dapat memberikan jawaban yang pasti atas masalah yang makin lama semakin serius ini. Kali ini dan sekali lagi, video game menjadi kambing hitam kejadian.

Anda mungkin masih ingat dengan kejadian pembunuhan Kendall atas ibunya karena masalah konsol Playstation belaka? Kejadian yang serupa terjadi kembali di Jepang. Wilayah Osaka gempar setelah mayat seorang anak berusia 3 tahun yang teridentifikasi sebagai Shinuzu Tanaka ditemukan tewas di dalam kantong plastik sampah dengan mengenaskan. Dengan kedua tangan dan kaki yang terikat perekat, anak ini dipastikan tewas lemas akibat udara yang kurang. Pelakunya? Secara mengejutkan, sang ibu yang baru berusia 26 tahun – Yui Tanaka.

wii in blood

Alasannya? Yui mengatakan bahwa anaknya sangat berisik ketika ia dan pacarnya (20 tahun) yang tinggal serumah sedang bermain game. Ia sudah mencoba memarahi anaknya, tetapi Shinuzu tak mau diam. Sang anak malah semakin menjadi-jadi dan membuang konsol game ibunya ke tempat sampah. Tak tahan dengan perlakuan anaknya itu, Yui mengikat tangan dan kaki anaknya lalu memasukkannya ke dalam kantong sampah untuk memberikan sedikit pelajaran.  Akibatnya? Sang anak tewas kehabisan napas ketika polisi menemukannya.

Saya sendiri sangat sedih dan marah karena harus mendengar cerita seperti ini terus-menerus terjadi. Kita tidak sedang membicarakan masalah hukum atau moral saja, tetapi bagaimana video game ditampilkan seolah menjadi sumber semua tindakan bejat tersebut. Apakah video game memang berkorelasi dengan rasa tega melakukan kekerasan terhadap orang terdekat kita? Saya hanya bisa mendoakan agar Shizunu mendapatkan keadilan yang seharusnya.

kids and violence

Source: Kotaku

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 10, 2026 - 0

Valve Rilis Driver Sistem Operasi Windows untuk Steam Machine

Valve resmi merilis driver Windows untuk Steam Machine, memungkinkan instalasi…
July 10, 2026 - 0

Sony Tawarkan Diskon Ketika Pengguna Batalkan PlayStation Plus

Sony dikabarkan menawarkan diskon kepada pengguna yang hendak membatalkan PlayStation…
July 10, 2026 - 0

Roblox Update Sistem Pelaporan Supaya Lebih Informatif

Roblox memperbarui sistem pelaporan mereka dengan proses yang lebih sederhana,…
July 9, 2026 - 0

Petisi Menentang Kebijakan Sony Terus Mendapatkan Dukungan Besar

Petisi "Don't Kill the Disc" terus mendapatkan dukungan besar sebagai…