Too Human Tetap Dirilis Trilogi

Reading time:
May 4, 2011
too human

Too Human mungkin merupakan nama yang asing bagi beberapa gamer. Untuk Anda yang belum pernah mengenalnya, game yang lahir dari tangan Silicon Knights ini merupakan salah satu game Action-RPG pertama dan eksklusif untuk XBOX 360. Ketika ia pertama kali dikenalkan dengan berbagai trailer dan screenshots yang menggoda, para gamer langsung menaruh ekspektasi yang tinggi terhadapnya. Apalagi konsep ekslusivitas cukup lekat dengan kualitas. Namun apa yang terjadi? Game ini membuang semua harapan itu lewat berbagai kekurangan yang sangat mengganggu.

Saya sendiri pernah mencoba memainkannya dan hanya menikmati permainan di 15 menit awal. Tidak ada satupun elemen permainan yang membuatnya nyaman untuk dimainkan. Kualitas grafis yang tidak maksimal, kontrol yang aneh, repetitif, sistem RPG dan skill yang terlalu biasa, battle yang tidak menantang, dan sistem g;ameplay yang secara keseluruhan penuh dengan celah. Opini seperti ini juga datang dari sebagian besar gamer yang pernah memainkannya. Namun ternyata berbagai kritik pedas yang dilancarkan tidak menghalangi Silicon Knights untuk menghentikan kelanjutan game ini.

too human gameplay

Too Human memang didesain dari awal sebagai sebuah game trilogi. Dengan mengusung cerita mitologi Norse berdesain futuristik dengan berbagai teknologi di dalamnya, Too Human berfokus pada sosok karakter Baldur, anak dari Odin. Tingkat penjualan rendah dan penerimaan pasar yang kurang begitu baik tidak mencegah Silicon Knights untuk meneruskan, bahkan terkesan memaksakan “franchise” ini. Sang presiden, Denis Dyack mengatakan pada IndustryGamers bahwa mereka berniat untuk melanjutkan franchise ini, walaupun belum diketahui kapan waktu rilis yang pasti.

Jika memang mereka akan meneruskan game ini, saya hanya berharap ada banyak perombakan secara ekstrim yang akan dilakukan. Tidak hanya sekedar kualitas grafis, namun juga konsep gameplay yang ditawarkan. Itupun jika memang Dyack tidak hanya mengembar-ngemborkan sesuatu yang belum tentu ada.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 14, 2026 - 0

PS5 Pro Beri Performa Terbaik untuk Mainkan AC Black Flag Resynced

Assassin's Creed Black Flag Resynced disebut dapatkan performa terbaik di…
July 14, 2026 - 0

Minecraft Berhasil Dimainkan di Game Boy Color

Seorang YouTuber berhasil menjalankan Minecraft di Game Boy Color, lengkap…
July 14, 2026 - 0

Crimson Desert Sedang Dikembangkan Untuk Nintendo Switch 2

Pearl Abyss pastikan Crimson Desert sedang dikembangkan untuk Nintendo Switch…
July 13, 2026 - 0

CEO Sony Lepas Separuh Sahamnya Pasca Putuskan Digital Only

CEO Sony dilaporkan menjual lebih dari separuh sahamnya di tengah…