Apple Patenkan Teknologi Touchscreen Kapasitif

Reading time:
June 24, 2011
touchscreen kapasitif

*foto: physorg

Para pengamat perkembangan teknologi pastinya akan setuju jika jajaran produk Apple menjadi produk yang diunggulkan dan sangat menarik perhatian. Apalagi, saat awal peluncurannya, iPhone, iPod Touch, dan iPad menjadi sasaran utama para pecinta gadget dan menjadi idola di kalangan gadget-lover.

Kini, perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California, USA, tersebut akan berusaha untuk mempertahankan teknologi yang sudah mereka kembangkan. Teknologi tersebut adalah touchscreen kapasitif. Teknologi yang pertama kali dikembangkan oleh Apple ini dikenal sebagai teknologi yang canggih karena dapat merespon berbagai kegiatan di smartphone tersebut dengan sentuhan jari. Sentuhan jari pun diubah menjadi konduktor di layar tersebut.

Apel sudah berusaha untuk mematenkan teknologi tersebut sejak tiga tahun yang lalu. Kini, Apple sudah resmi mendapatkan hak penuh atas teknologi tersebut. Dampak dari pematenan teknologi tersebut pastinya akan membuat para pesaing Apple, yang sudah terlanjur memasarkan perangkat gadget-nya dengan menggunakan teknologi touchscreen kapasitif, harus memegang izin dari Apple terlebih dahulu jika ingin menggunakannya.

Tidak dapat dipungkiri kalau saat ini teknologi touchscreen kapasitif merupakan teknologi yang sangat menarik. Tampaknya, perusahaan lain harus bekerja ekstra untuk mengembangkan teknologi baru yang mampu menyaingi teknologi touchscreen kapasitif Apple.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…