50 Persen Anak-anak Pernah Memainkan Konsol Game

Reading time:
November 2, 2011
kids playing video game2

Kemajuan dan perkembangan pesat yang dihadirkan teknologi seringkali diikuti dengan keterbukaan akses yang lebih lebar terhadapnya. Dengan harga yang lebih terjangkau dan ketersediaan produk yang lebih konsisten, teknologi perlahan mengalami transformasi, tidak hanya sebagai gaya hidup, tetapi juga kebutuhan yang utama. Hal ini juga berlaku untuk industri game. Dengan varian platform yang beragam: dari konsol, PC, handheld, hingga mobile gaming, video game kini kian mudah untuk dinikmati. Tidak mengherankan pula, jika pangsa pasar industri yang satu ini semakin meluas, termasuk bagi anak-anak.

Sebuah lembaga non-profit Amerika – Common Sense Media menemukan fakta yang cukup mengejutkan mengenai fenomena yang satu ini. Berdasarkan penelitian yang mereka lakukan, 51 persen dari anak-anak berusia 0-8 tahun sudah pernah memainkan game di konsol sebelumnya. Sementara secara keseluruhan, 44 persen anak-anak berusia 2-4 tahun dan 81 persen berusia 5-8 tahun sudah pernah memainkan game dari beragam platform yang ada. Sayangnya tidak dijelaskan definisi pasti “game” yang dimaksud, karena jika menilik fenomena beragam game di ponsel pintar saat ini, hasil penelitian tersebut tidaklah mengejutkan. Namun perlu diperhatikan pula, dengan berbagai konten “dewasa” yang kini mulai mengancam, anak-anak semakin mudah terpapar hal-hal yang mungkin berakibat buruk.

kids playing video game3

Satu fakta unik yang cukup menarik perhatian adalah usia rata-rata anak Amerika ketika pertama kali memainkan video game. Apakah Anda masih ingat pada umur berapa Anda menyentuh video game dan jatuh cinta dengannya? Anak-anak Amerika sudah melakukannya di kisaran usia 3 tahun 11 bulan, usia yang bahkan belum mengecap pendidikan resmi. Untungnya hanya 17 persen saja yang mendapatkan “keistimewaan” untuk dapat bermain game konsol setiap hari, sementara 36 persen lainnya hanya diperbolehkan untuk menyentuh mesin adiktif ini hanya sekali seminggu.

Sayangnya belum ada lembaga penelitian di Indonesia yang melakukan penelitan yang sama, sehingga sulit mendapatkan data yang pasti untuk anak-anak Indonesia. Namun jika melakukan observasi secara kasar, kita harus mengakui bahwa kini ada lebih banyak anak-anak yang terlihat berkumpul dan bergerombol di game centre atau warnet dibandingkan 10 tahun yang lalu. Lebih mudah untuk menemukan anak-anak yang berjalan dengan Nintendo DS atau smartphone dengan Angry Birds saat ini. Jadi tidak akan mengherankan jika hasil penelitian ini juga dapat belaku di negara lain. Lantas kita akan kembali dalam sebuah debat klasik, apakah ekspos pada dunia game dalam usia yang sangat muda, akan berpengaruh baik atau buruk bagi anak-anak?

Source: Gamasutra

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…