Konsep Mesin Cuci Masa Depan Telah Hadir

Reading time:
February 17, 2012

Sebuah konsep mesin cuci yang sangat brilian diciptakan oleh seorang desainer Elie Ahovi. Alat berbentuk lingkaran yang disebut “drum” dengan sebuah “cincin” melayang di tengahnya disebut-sebut sebagai pengganti mesin cuci konvensional untuk tahun 2050. Mesin cuci yang diberi nama Orbit ini tidak memerlukan sabun dan air untuk membersihkan dan mengeringkan cucian. Lalu, bagaimana cara kerjanya?

orbit

Alat ini ditenagai baterai yang terdapat di dalam cincin tempat pakaian dibersihkan. Ketika alat ini bekerja, ia akan memproduksi energi baterai akan terisi dengan sendirinya ketika alat ini dimatikan. Hal ini dapat terjadi berkat teknologi induksi.

Ketika Anda memasukkan pakaian kotor ke dalam cincin dan menyalakan alat ini, cincin tersebut akan melayang di tengah-tengah drum dan terjadilah reaksi kimia. Cincin tersebut terbuat dari besi superkonduktif yang ketika bekerja suhunya menjadi sangat rendah karena penggunaan dry ice (liquid nitrogen) yang menyublim menjadi CO2 tanpa proses pencairan. Materi inilah yang akan memisahkan kotoran dari pakaian. Setelah elemen yang tidak diinginkan terpisah dari pakaian, elemen-elemen tersebut akan disaring ke sebuah tabung. Lalu, CO2 yang ada di cincin tersebut nantinya akan menyublim kembali ke wujud asalnya. Say goodbye to laundry soap and water!

orbit how it works

Dry ice terlah banyak digunakan oleh industri-industri sebagai salah satu teknik pencucian. Teknik tersebut digunakan pula dalam konsep mesin cuci dan dapat mempersingkat proses pencucian tanpa membuat pakaian menjadi basah, dan tentu saja, alat ini bebas suara bising.

Konsep ini akan digunakan oleh perusahaan ternama Electrolux—walau belum ada kepastian mengenai realisasi nyatanya. Jika konsep ini benar-benar terealisasi, tentunya penghuni apartemen dan pemilik rumah mungil tidak lagi harus menyediakan tempat yang cukup besar untuk meletakkan mesin cuci. Plus, tidak perlu sibuk menyediakan sabun dan air dalam jumlah besar.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…