Launching & Hands-On BenQ Mini Projector Joybee GP2

Reading time:
February 25, 2012

Banyak power user sudah mulai beralih ke perangkat ultraportable untuk keperluan kerja sehari-hari. Perangkat ultraportable, seperti ultranotebook, tablet, bahkan smartphone, dipilih karena bobotnya sangat ringan dengan ukuran yang mungil. Namun bayangkan jika setelah menggunakan perangkat ultraportable tersebut, Anda masih harus memboyong-boyong proyektor sebesar mesin tik.

Pertimbangan itulah yang mendorong BenQ untuk meluncurkan mini projector Joybee GP2. Dengan bobot hanya 565 gram, BenQ GP2 dapat dikatakan sebagai perangkat ultraportable.

SAM 0027

Highlight Feature BenQ JoyBee GP2

  • Ultraportable dengan bobot hanya 560 gram
  • Dock plug and play untuk Apple iPhone atau iPod. Juga berfungsi charging.
  • Projector Max Resolution: UXGA (1600 x 1200 pixel)
  • Kecerahan maksimum: 200 lumens
  • Projector Aspect Ratio: 16:09
  • Projection Method: DLP
  • Lamp Life: 20,000 jam (30,000 jam dalam economic mode)
  • Input Type: USB 2.0, HDMI, RCA, Component Video, Composite Video, SD Card
  • Touch-sensitive control panel
  • 2 x 2W built-in speakers
  • Tersedia optional battery
GP2 Back45 iphone 2

Product Tour

Dalam paket penjualan disertakan:

  • BenQ GP2 Mini Projector
  • Carry bag
  • Remote control (berikut baterai)
  • Power adapter
  • Mini-HDMI to HDMI converter
  • 30-pin to VGA video cable
  • User Manual CD
  • Quick Start Guide

GP2 Back45 iphone 4

Kami cukup terkejut dengan ukuran projector ini. Memang, kini sudah dapat ditemukan projector yang lebih kecil, kerap disebut pico-projector. Namun, projector tipe tersebut kecerahannya hanya sekitar 50 lumens, jauh di bawah BenQ GP2. Projector BenQ ini cukup terang untuk dapat digunakan tanpa harus mematikan lampu atau menutup jendela.

GP2+hand

GP2 Regular Top
Di bagian atas dapat ditemukan dock iPhone/iPod Touch dan touch panel untuk pengoperasian. Saat iPhone/iPod Touch terpasang, Anda dapat memutar lagu, foto, maupun video yang tersimpan dalam perangkat tersebut. Anda juga dapat melakukan pengendalian via remote control atau langsung menggunakan layar sentuh iPhone/iPod Touch.

GP2 Regular Right

Port yang tersedia sangat beragam. Port USB dan mini USB dapat berfungsi untuk menghubungkan flash drive atau komputer secara langsung. Sebuah feature luar biasa dari projector ini adalah tersedianya built-in viewer untuk file Microsoft Office atau PDF. Anda dapat secara langsung menampilkan file DOC, XLS, PPT, PPS, atau PDF dari flash drive.

Di sebelahnya, port proprietary 30 pin. Port ini dapat digunakan dengan adapter 30pin-to-VGA atau 30pin-to-RCA yang disertakan. Juga tersedia port HDMI, port audio-in, dan port headphone/audio-out.

GP2 Regular Back

Di belakang dapat ditemukan slot SD card. Speaker projector ini juga mengarah ke belakang. Suara yang dihasilkan cukup kecil, tetapi lebih kencang daripada speaker bawaan iPhone. Kira-kira seperti speaker built-in notebook.

GP2 Regular LeftGP2 Regular Left45 2

Baterai optional berbentuk seperti docking dengan daya tahan 3 jam pada 100 ANSI lumens, atau 1 jam pada kecerahan penuh.

Kesimpulan

SAM 0064

Dalam satu kata: luar biasa. Tak mengherankan bahwa projector ini menjadi projector pertama yang meraih sertifikasi dari Apple. Feature sangat baik, desain bagus, pengoperasian mudah, dan ukurannya mungil, tetapi tetap powerful. Di pasaran, projector ini dipasarkan di kisaran US$700.

Kelebihan:

  • Ukuran mungil
  • Kecerahan memadai
  • iPhone dock
  • Port input beragam
  • Built-in speaker
  • Optional battery
  • Built-in document viewer
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…