Synology DriveStation DS411+II NAS: Mudah Digunakan dengan Performa Meyakinkan

Reading time:
March 15, 2012

 

synology drivestation logo

Ketika penggunaan Network Attached Storage (NAS) di kalangan bisnis kecil dan rumahan semakin menjamur, jumlah pemain dalam industri ini pun bertambah banyak. Nama Synology mungkin masih terdengar asing di-antara merk-merk pabrikan lain yang sudah familiar, tapi produsen spesialis NAS dari Taiwan tersebut sebenarnya sudah membuat perangkat network storage sejak tahun 2000. Kali ini JagatReview berkesempatan mencoba unit NAS yang ditujukan bagi kalangan small and medium business, DriveStation DS411+II.

Synology DriveStation DS411+II

synology drivestation unit

 

synology drivestation side
DriveStation DS411+II, unit NAS untuk kalangan bisnis kecil dan menengah dari Synology.

Penampilan Synology DriveStation DS411+II terbilang mirip dengan kebanyakan perangkat NAS dari produsen lainnya, dengan bentuk kotak memanjang dan dilabur warna hitam sehingga terkesan serius. Di bagian depan terdapat lampu-lampu indikator power, hard disk, serta status LAN. Konektor Ethernet yang digunakan sebagai penghubung perangkat ini dengan jaringan dapat ditemukan di sisi belakang. Tersedia pula dua buah port USB 2.0 (untuk menyambungkan USB flashdrive, printer, atau perangkat USB lainnya) dan sebuah port e-SATA untuk memasang hard disk eksternal.

synology drivestation connectors
DriveStation DS411+II menyediakan dua buah port USB 2.0 dan sebuah konektor e-SATA untuk keperluan koneksi device tambahan.

 

synology drivestation rear
Synology juga melengkapi DriveStation DS411+II dengan dua buah fan berukuran 80 mm di bagian belakang untuk membuang membuang udara panas keluar.

Layaknya perangkat NAS, DriveStation DS411+II menyimpan unit hard disk internal dalam rak-rak yang tersusun di bagian dalam. Total terdapat empat buah unit hard disk yang dapat dipasang di dalam NAS ini. Selain konfigurasi RAID 1, 0, dan 5, DriveStation DS411+II juga mendukung RAID 6 dan RAID 10. Adapun kapasitas maksimal hard disk yang didukung sudah mencapai 3 TB, jadi Anda bisa menyimpan hingga 12 TB data pada DriveStation DS411+II.

synology drivestation open
Bagian casing DriveStation DS411+II dapat dibuka sehingga memperlihatkan susunan rak hard disk di dalamnya. Hingga empat hard disk bisa dipasang dan dioperasikan dalam berbagai mode RAID untuk keamanan dan kecepatan ekstra. Anda dapat pula melihat motherboard NAS ini, dengan prosesor Intel Atom D525 dan RAM 1 GB yang tertanam di permukaannya.
synology drivestation bracket2
Instalasi hard disk pun sangat mudah. Cukup pasangkan bracket yang tersedia di hard disk, kemudian masukkan ke dalam rak untuk dihubungkan dengann konektor power dan SATA di bagian dalam.

Uniknya, untuk menjalankan mode RAID 5, Anda dapat menggunakan hard disk dengan kapasitas yang berbeda-beda. Besar partisi yang tergabung dalam RAID akan disesuaikan dengan kapasitas hard disk terkecil, sementara sisa kapasitas yang tidak terpakai bisa dijadikan partisi lain. Teknologi ini disebut sebagai Synology Hybrid RAID atau disingkat SHR.

hybird raid illustration
Teknologi Synology Hybrid RAID memungkinkan hard disk dengan kapasitas berbeda-beda untuk digabungkan dalam RAID serta mendistribusikan kapasitas yang tidak terpakai untuk membuat partisi lain.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

November 2, 2026 - 0

Petit Planet Umumkan Tanggal Rilis & Versi Switch 2

Petit Planet akhirnya mengumumkan tanggal rilis resmi untuk PC dan…
November 2, 2026 - 0

EPOMAKER EM3 Hadirkan Mouse Gaming Carbon Composite nan Ringan

EPOMAKER M3 tawarkan mouse ringan yang menggabungkan material komposit serat…
November 2, 2026 - 0

EA Diklaim Tutup BioWare Demi Modal Membuat Star Wars Battlefront 3

Rumor terbaru mengklaim alasan utama di balik keputusan EA untuk…
November 2, 2026 - 0

FromSoftware Mendadak Tutup Layanan Server Dark Souls 2 & 3

FromSoftware mendadak matikan server Dark Souls II dan Dark Souls…