Oracle Dukung Keamanan Tren BYOD dengan Oracle Adaptive Access Manager

Reading time:
April 1, 2012

Perkembangan perangkat ICT telah mendorong sebuah tren baru di dunia bisnis, yaitu BYOD (Bring your own device). Tren ini merujuk kepada kebiasaan karyawan untuk membawa perangkat ICT-nya sendiri ke kantor dan menggunakannya untuk keperluan bisnis. Email dikirim dan diterima melalui smartphone, transaksi bank dilaksanakan dengan tablet, atau pengeditan dokumen kerja yang dilakukan dengan laptop.

Jumlah perangkat yang terhubung ke database perusahaan, serta kemampuan akses yang tidak memandang tempat dan waktu, telah berkontribusi kepada peningkatan ancaman keamanan data. Oracle menawarkan sebuah sistem keamanan yang dapat mengidentifikasi perangkat yang biasa digunakan oleh karyawan untuk menjalankan bisnis dengan menggunakan “sidik jari” perangkat (merek, tipe, kode produk, alamat IP, dsb).

Oracle logo1

Sistem keamanan ini dinamakan Oracle Adaptive Access Manager yang akan segera melakukan konfirmasi atau pemblokiran ketika transaksi bisnis dilakukan dengan perangkat lain. Ketika karyawan menggunakan perangkat lain untuk mengakses data perusahaan, Oracle Adaptive Access Manager akan mengidentifikasi perangkat baru tersebut dan memblokir akses. Melalui management suites Oracle, sistem ini akan mengonfirmasi identitas pengguna sehingga keamanan akses data meningkat tanpa menghentikan proses bisnis.

Walaupun menggunakan perangkat yang sudah terdaftar dalam sistem sekalipun, Oracle Adaptive Access Manager akan memblokir akses data dan transaksi bisnis yang dilakukan dengan perangkat tersebut di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan data perusahaan yang mungkin terancam oleh perbedaan jaringan yang digunakan di luar.

Dengan beragam sistem keamanan yang ditawarkan, akhir Januari lalu Oracle mengumumkan keberhasilannya meraih posisi pemimpin dalam Gartner Magic Quadrant untuk “Tata Kelola Akses dan Identitas” (Identity and Access Governance—IAG). Kepemimpinannya dalam kategori tersebut menunjukkan bahwa Oracle merupakan vendor yang mampu menyediakan produk dengan beragam fungsi untuk memenuhi kebutuhan klien dalam membangun sistem tata kelola akses.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…