Bersiap Menghadapi NVIDIA, AMD Akan Memotong Harga Radeon HD 7000 Series

Reading time:
July 16, 2012

Beberapa hari yang lalu kami telah mengabarkan mengenai informasi dari empat graphics card baru yang akan diluncurkan NVIDIA pada bulan Agustus nanti. Walaupun belum ada informasi resmi mengenai empat graphics card mainstream NVIDIA ini baik dari segi spesifikasi maupun harga, namun nampaknya diskusi dan spekulasi mengenai graphics card dari NVIDIA ini sangat menyedot perhatian khalayak pengamat hardware diseluruh dunia.

hd70001

Melihat hal tersebut nampaknya AMD tidak akan tinggal diam, sebagai produsen graphics card yang sudah lebih dahulu merilis GPU 28nm milik mereka sejak akhir tahun lalu ini, akan menggunakan strategi dengan melakukan price cut (potongan harga) pada graphics card Radeon HD 7000 Series mereka terutama untuk segmen menengah “Sweet Spot Mainstream” HD 7800, hingga seri teratasnya HD 7900, berikut daftar harga baru yang akan diberlakukan AMD:

  • Radeon HD 7970 GHz Edition: US $499
  • Radeon HD 7970: US $429 
  • Radeon HD 7950: US $349
  • Radeon HD 7870 GHz Edition: US $299
  • Radeon HD 7850: US $249

Pemberlakuan harga baru ini tentu saja merupakan strategi AMD untuk menjaga produknya tetap kompetitif di pasaran, terutama untuk menghadapi beberapa varian baru graphics card NVIDIA seperti GTX 660 Ti, GTX 660, dan GTS 650 Ti yang dipastikan akan mengancam pasar graphics card mainstream AMD yang selama lebih dari setengah tahun ini dikuasai oleh graphics card 28nm miliknya (HD 7000).

Apabila diperhatikan pada list harga diatas, mulai dari HD 7950 kebawah merupakan graphics card yang mendapatkan potongan harga yang paling signifikan, seharusnya dengan merogoh kocek 3 Juta-an kita sudah bisa menikmati performa graphics card kelas High End seperti HD 7950, dan untuk segmen graphics card 2 Juta-an terdapat HD 7870 dan HD 7850 yang mengisi kelas SweetSpot Mainstream.

AMD mulai memberlakukan harga baru dari Radeon HD 7000 series ini efektif mulai dari hari ini secara global, tentu saja yang menjadi pertanyaan para pembaca JagatReview sekalian, kapankah pemotongan harga ini akan terasa di dalam negeri? Mari kita tunggu saja.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…