“Michelle Obama” Kirim Scam Massal ke Seluruh Penjuru Dunia

Author
Cerira
Reading time:
October 29, 2012

Belum lama ini satu lagi public figure dunia menjadi korban penjahat cyber yang tidak bertanggung jawab. Tak tanggung-tanggung, ibu negara Amerika Serikat Michelle Obama yang digunakan namanya untuk mengirimkan email massal ke seluruh dunia. Seperti sebuah email penipuan yang sering kita terima, dalam email yang diklaim dikirim oleh Michelle Obama tersebut mengundang para penerima email  untuk mengirimkan alamat email, nomor telepon dan sejumlah uang untuk mendapatkan dana kompensasi dengan jumlah yang sangat besar.

michelle obama x large

 

Berikut email scam yang dikirimkan oleh Michelle Obama palsu :

Saya Mrs. Michelle Obama dan saya akan menginformasikan kepada Anda bahwa DANA KOMPENSASI KORBAN SCAM Anda dari Gedung Putih di Washington DC berjumlah US $20.000.000. Harap diingat bahwa sayalah satu-satunya yang memiliki dana Anda mewakili suami saya Mr. Barack Obama, dan Anda harus membayar uang sebanyak $260.00 sebelum dana tersebut dikirim kepada Anda hari ini. Jadi harap beritahukan alamat rumah Anda.

Menurut laporan dari blog Kaspersky Lab SecureList, email tersebut jelas tidak dikirim oleh Michelle Obama atau orang yang berkaitan dengan pemerintah Amerika Serikat. Email itu adalah bikinan scammer dengan kemungkinan besar berasal dari Nigeria yang memilih nama selebritis untuk membuat scam mereka terlihat menarik dan terpercaya. Bagi Anda yang teliti, bisa langsung mengetahui kalau email tersebut palsu begitu melihat alamat pengirim email yang menunjukkan bahwa pesan tersebut sebenarnya datang dari  “World Wide Web Owner” dengan domain email berakhiran Rusia “.ru” dan “missnadia” dengan alamat email China “yahoo.cn”.

Meskipun sudah banyak yang mengetahui banyak penipuan dikirimkan melalui email, para scammer juga semakin pintar dan bisa membuat email yang terlihat sangat bisa dipercaya. Jadi Anda yang suatu saat menerima email tidak jelas yang memberikan iming-iming hadiah namun dengan syarat Anda harus menyerahkan nama lengkap, nomor telepon dan data diri yang lain harus langsung waspada karena besar kemungkinan itu adalah email penipuan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…