Mengubah Ruangan ke dalam Bentuk Virtual dengan Kinect

Reading time:
January 20, 2013

Sebuah perusahaan bernama Matterport menunjukkan potensi penggunaan Kinect di industri properti. Menggunakan dua sensor dari PrimeSense, perusahaan di balik teknologi Microsoft Kinect, Matterport  mengubah sebuah ruangan menjadi dunia virtual.

Kedua sensor ditempatkan di atas tripod, satu sensor menghadap ke atas dan yang lainnya ke bawah. Lalu, rangkaian sensor tersebut diputar, memindai setiap sudut ruangan dalam radius 4,5 meter. Proses tersebut menghasilkan beragam gambar yang saling tumpang tindih, kemudian sebuah software akan menggabungkannya menjadi model 3D.

Di ajang CES, Florence Shaffer dari Matterport memperlihatkan bagaimana pengguna bisa “berjalan-jalan” menyusuri model 3D ruangan tersebut. Ia menyebutnya sebagai pengalaman a la First Person Shooter di dalam rumah.

Meskipun metafor video game tidak bisa dielakkan, teknologi tersebut ditujukan untuk tugas-tugas yang lebih serius. Seorang makelar bisa menunjukkan penampilan rumah kepada klien sebelum kunjungan, pemilik rumah yang ingin mendekorasi sebuah ruangan bisa melihat gambaran penggunaan cat atau jenis ubin tertentu, atau bahkan toko perabotan rumah tangga bisa meletakkan produk-produknya secara virtual ke dalam ruangan. Pengguna juga dapat menggunakan printer 3D untuk menghasilkan model miniatur rumah atau gedung.

Saat ini, PrimeSense telah mengembangkan sensor baru bernama Capri. Ukuran sensor tersebut lebih kecil dibanding yang disematkan dalam Kinect. Dengan demikian, Matterport akan mulai mengembangkan sistem pemindai serupa dengan desain ringkas dan harga setara sebuah kamera DSLR. Sayangnya, tidak ada penjelasan mengenai model DSLR yang dimaksud.

Sistem pemindaian Matterport akan mulai dipasarkan pada pertengahan 2013 dengan detail harga yang belum diungkapkan.

Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

January 15, 2021 - 0

Take-Two Resmi Tarik Diri, Codemasters Tetap Milik EA

Sebuah langkah bisnis mengejutkan yang tidak pernah terprediksi sebelumnya, ini…
January 15, 2021 - 0

Sinyal Seri Baru Ghost of Tsushima Menguat!

Hadir indah, terasa diperlakukan dengan penuh rasa hormat terlepas dari…
January 15, 2021 - 0

Resident Evil Village Akan Unjuk Gameplay Perdana Minggu Depan!

Kacamata orang pertama, sensasi horror yang kembali kuat, dan lore…
January 15, 2021 - 0

Star Wars Battlefront II GRATIS di EGS!

Bagi gamer-gamer PC, kehadiran EGS dan komitmen Epic Games untuk…