[Review] Les Miserables: Drama Musikal yang Memilukan Hati

Reading time:
January 15, 2013
les miserables poster02

Kehadiran Les Miserables di industri film tahun ini tentunya merupakan kabar baik bagi para penggemar drama musikal. Bagi Anda yang tidak menyukai drama musikal dan merasa skeptis dengan film ini, bersiaplah penilaian awal Anda dihancurkan oleh penampilan prima para pemain, serta lagu dan cerita yang begitu memilukan hati.

Diambil dari novel historikal karya Victor Hugo, film ini berlatar di Prancis pada abad ke-19. Cerita diawali dengan pembebasan seorang narapidana bernama Jean Valjean (Hugh Jackman) yang mendekam di penjara selama 19 tahun. Karena statusnya sebagai mantan narapidana dan orang yang berbahaya, Valjean menemukan kesulitan dalam mencari pekerjaan dan tempat menginap. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Bishop (Colm Wilkinson) yang mengubah hidupnya.

012

Delapan tahun kemudian, Valjean meraih kesuksesan, menjadi seorang wali kota dan pemilik pabrik. Namun, di balik kesuksesannya tersebut, sebenarnya Valjean telah lari dari masa percobaannya dan menjadi buronan yang terus dibuntuti oleh Inspektur Javert (Russell Crowe).

les miserables image02

Di pabrik tersebut, Valjean bertemu dengan Fanine (Anne Hathaway), salah seorang pekerja yang dipecat akibat fitnah yang dilontarkan rekan-rekan kerjanya. Perasaan bersalah meliputi Valjean yang kemudian merawat dan membesarkan anak perempuan Fantine, Cosette muda (Isabelle Allen). Hidup dalam pelarian, keduanya menemukan beragam peristiwa menegangkan, seperti revolusi yang mempertemukan Cosette dewasa (Amanda Seyfried) dengan Marius (Eddie Redmayne).

Nyanyian-nyanyian yang memilukan hati dan performa prima para aktor

Film adaptasi garapan Tom Hooper ini mengalami perubahan drastis dibanding adaptasi pendahulunya pada 1998 silam. Hampir seluruh dialog dilakukan dalam nyanyian. Banyak di antara lagu yang ada dinyanyikan secara solo oleh Jackman, Hathaway, dan Crowe. Penampilan mereka pun dengan sukses menggugah emosi.

5670 D026 00243R CROP 1

Setiap lagu yang dinyanyikan oleh Jackman seperti memberi landasan lebih kuat untuk perubahan yang dilakukannya dalam hidup. Sama halnya dengan nyanyian Crowe yang menjelaskan secara lebih mendetail mengenai alasan emosi di balik akhir kisah antara Valjean vs Javert. Namun, penampilan Hathaway termasuk yang paling memorable, khususnya ketika ia menyanyikan lagu “I Dreamed a Dream”. Adegan tersebut bagaikan siksaan emosional yang begitu dalam di paruh awal film.

061

Performa Jackman dan Crowe pun patut diperhatikan. Setelah lama melihat Jackman berperan sebagai mutan berwatak dingin dalam X-Men dan baru-baru ini Crowe bermain sebagai seorang pengembara misterius dengan ekspresi datar dalam The Man With the Iron Fists, film ini seakan menjadi lahan bermain yang tepat bagi keduanya untuk menunjukkan kelihaian aktingnya.

Di samping ketiga pemeran di atas, kehadiran Sacha Baron Cohen dan Helena Bonham Carter sebagai Thénardier dan Madame Thénardier menjadi tambahan yang menghibur. Begitu pula dengan Gavroche (Daniel Huttlestone), salah satu anak jalanan yang turut berperan dalam gerakan revolusi, yang tampil prima.

Les Miserables

Meskipun dipenuhi nilai-nilai positif, film ini tentu juga memiliki kekurangan. Sayangnya, kekurangan tersebut justru berhubungan dengan eksekusi dialog dalam nyanyian yang tumpang-tindih satu sama lain. Beberapa kali terdapat adegan yang menampilkan dua karakter atau lebih yang menyanyikan dua lirik berbeda. Di bagian akhir lagu, keduanya bernyanyi dengan lirik yang sama sekali berbeda, tetapi dalam waktu yang bersamaan. Pesan yang disampaikan pun menjadi tumpang tindih dan sulit untuk dicerna secara langsung.

5670 D047 00405RV2

Selebihnya, film ini dapat dinilai sebagai salah satu karya terbaik Hooper. Tidak hanya menyajikan sebuah drama musikal yang indah, sutradara kelahiran Inggris itu juga berhasil menonjolkan kemampuan Jackman, Crowe, dan Hathaway yang sering kali tersembunyi di balik karakter-karakter a la superhero yang mereka emban belakangan ini.

Tanggal rilis
16 Januari 2013 (Jam regular, Indonesia)

Genre
Drama, Musikal

Durasi
157 menit

Sutradara
Tom Hooper

Pemain
Hugh Jackman, Anne Hathaway, Russell Crowe

Studio
Working Title Films

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…