12 Ponsel Paling Berpengaruh Sepanjang Masa Menurut The Wired

Reading time:
April 5, 2013

Sudah 40 tahun lamanya sejak ponsel pertama diproduksi dan mengubah cara masyarakat dalam berkomunikasi pada jaman modern ini. Sejak ponsel pertama, yaitu Motorola DynaTAC, digunakan sebagai ponsel pertama yang melakukan panggilan pada 3 April 1973 tempo dulu, pengaruh ponsel terhadap masyarakat menjadi begitu besar setiap harinya.

Berbagai pengembangan dan inovasi terus dilakukan untuk menjadikan ponsel sebagai salah satu alat komunikasi yang efektif dan efisien bagi masyarakat. Dari ponsel yang sekedar hanya dapat melakukan panggilan telepon atau mengirim pesan, menjadi ponsel yang dapat mengambil gambar atau mendengarkan musik.

Empat puluh tahun merupakan waktu yang cukup panjang bagi perkembangan ponsel. Dalam waktu 40 tahun tersebut, terdapat beberapa buah ponsel yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan teknologi alat komunikasi praktis tersebut hingga menjadi ponsel yang kita kenal saat ini. Ponsel apa sajakah itu? TheWired memberikan 12 buah ponsel yang telah mengubah pandangan dunia terhadap ponsel.

1. Motorola DynaTAC 8000X (1983)

Ponsel komersil Motorola pertama ini adalah hasil penelitian Martin Cooper, salah satu teknisi Motorola. Motorola DynaTAC ini tidak dijual secara bebas hingga bulan Maret 1983, tetapi ponsel ini sudah dibuat sejak tahun 1973 sebelumnya untuk diujicobakan. Ponsel ini digunakan oleh Cooper untuk melakukan panggilan pertama kali untuk menelepon saingannya, Bell Labs.

Ponsel ini memiliki bentuk yang mirip dengan telepon yang umumnya digunakan oleh kemiliteran. Beratnya hampir mencapai 1 kg dengan tinggi 10 inci belum termasuk tinggi antenanya. Harga untuk ponsel Motorola pertama ini adalah sebesar $4.000.

2. Motorola MicroTAC (1989)

Ponsel MicroTAC ini merupakan ponsel pertama yang berbentuk flip, yang kemudian diadaptasi oleh StarTEC. Ponsel ini menjadi populer karena ukurannya yang lebih kecil dan dapat dimasukkan ke dalam kantung. Pada masanya, ponsel ini merupakan ponsel terkecil yang ada di dunia dengan berat hanya 350 gram dengan tinggi 9 inci. Jika dibandingkan dengan ponsel yang beredar saat ini, tentunya MicroTAC masih menjadi ponsel yang cukup besar untuk bisa dibawa kemanapun Anda berada.

3. Nokia 3210 (1999)

Tentunya beberapa dari Anda masih mengenali ponsel ini. Ponsel kecil milik Nokia ini merupakan salah satu ponsel tanpa antena luar yang sangat populer di jamannya. Masih mengusung teknologi layar monochrome, ponsel ini juga terkenal akan permainannya yang cukup adiktif: Snake. Nokia 3210 terjual sebanyak kurang lebih 160 juta buah, dan pada tahun 2000 tipe ini digantikan dengan Nokia 3310.

4. Sony Ericsson T68i (2002)

Ponsel ini dapat dikatakan sebagai ponsel yang menjembatani perkembangan ponsel standar menjadi ponsel pintar. Sony Ericsson T68i dengan layar warna ini memiliki fitur Bluetooth, MMS, WAP browsing dan e-mail, di mana sebagian besar ponsel lainnya masih belum memiliki fitur canggih yang serupa. Selain itu, ponsel ini ternyata digunakan dalam film Die Another Day, digunakan oleh sang agen 007 James Bond, membuat ponsel ini menjadi semakin populer.

5. Danger Hiptop/Sidekick (2002)

Ponsel ini tidak populer untuk masyarakat Indonesia, karena ponsel ini merupakan ponsel milik T-Mobile yang berbasis di Jerman. Ponsel ini merupakan salah satu ponsel dengan keyboard QWERTY yang memiliki online connectivity dan layar flip out sebesar 2.6 inci. Dengan menggunakan OS sendiri, Danger Hiptop mampu melakukan percakapan chatting menggunakan AIM, dan merupakan ponsel yang populer di kalangan remaja.

6. Blackberry 6210 (2003)

Mungkin ponsel ini tidak familiar untuk Anda walau saat ini Anda merupakan pengguna Blackberry. Ponsel ini merupakan ponsel yang lebih banyak digunakan oleh para pembisnis karena fitur email, web browsing dan Blackberry Messenger yang diusungnya. Fitur dan kemampuannya ponsel ini menjadikannya sebagai ponsel pertama untuk menggebrak pasar ponsel pintar.

Load Comments

Gadget

April 5, 2021 - 0

Review OPPO Enco X: TWS Mantap dari Dynaudio dan OPPO

Oppo baru saja memperkenalkan TWS terbarunya, yang diberi nama sebagai…
April 1, 2021 - 0

Review Huawei FreeBuds 4i: Fitur Lengkap di Harga Rp 1 Jutaan

Tidak sedikit brand smartphone masa kini yang turut mengeluarkan produk…
March 31, 2021 - 0

Review Casio G-Shock GBD-100SM: Jam Tangan yang Tangguh dan ‘Pintar’

Casio belum lama mengumumkan kehadiran koleksi jam tangan G-Shock terbaru…
March 31, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A72: Tahan Air IP67, Super AMOLED 90Hz, Fitur dan Desain Premium

Setelah kemarin kami sempat membahas sedikit soal Samsung Galaxy A72…

Laptop

April 5, 2021 - 0

Review OPPO Enco X: TWS Mantap dari Dynaudio dan OPPO

Oppo baru saja memperkenalkan TWS terbarunya, yang diberi nama sebagai…
April 1, 2021 - 0

Review Huawei FreeBuds 4i: Fitur Lengkap di Harga Rp 1 Jutaan

Tidak sedikit brand smartphone masa kini yang turut mengeluarkan produk…
March 31, 2021 - 0

Review Casio G-Shock GBD-100SM: Jam Tangan yang Tangguh dan ‘Pintar’

Casio belum lama mengumumkan kehadiran koleksi jam tangan G-Shock terbaru…
March 31, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A72: Tahan Air IP67, Super AMOLED 90Hz, Fitur dan Desain Premium

Setelah kemarin kami sempat membahas sedikit soal Samsung Galaxy A72…

Gaming

April 12, 2021 - 0

Mass Effect: Legendary Edition Rampung

Apa yang membuat nama Bioware begitu dipuja-puji sebelum kasus seperti…
April 12, 2021 - 0

The Outlast Trials Bagi Artwork Musuh Baru

Diperkenalkan dan langsung memicu ketertarikan, upaya Red Barrels untuk memperluas…
April 12, 2021 - 0

2K Games Resmi Umumkan WWE 2K22

Ditinggalkan oleh “pemain lama” – Yuke’s yang sudah menangani franchise…
April 12, 2021 - 0

Epic Games Store “Bakar Uang” 6,6 Triliun Rupiah Dalam 2 Tahun Terakhir

Berkompetisi melawan sebuah platform yang bisa dibilang “memonopoli” distribusi game…