Google Glass Kembali Mendapatkan Penolakan di Berbagai Tempat Hiburan

Reading time:
April 10, 2013
google glass capture video

Setelah beberapa waktu yang lalu kami sempat membahas tentang pelarangan akan penggunaan perangkat Google berbentuk kacamata ini, rupanya terdapat berbagai larangan lain yang membuat perangkat pintar bernama Glass ini semakin sulit untuk digunakan di berbagai tempat.

Berdasarkan berita yang disadur dari Daily Mail, beberapa petinggi perusahaan di Amerika Serikat sepakat untuk melarang penggunaan Google Glass ke dalam beberapa lokasi perusahaan mereka. Lokasi-lokasi tersebut termasuk kasino, club dan bioskop. Alasannya pelarangan ini adalah karena akan ada pengguna Glass yang memakai perangkat ini untuk melakukan pembajakan film atau berbuat curang dalam permainan kasino. Jika terdapat pengunjung yang mendatangi lokasi dan terlihat menggunakan Google Glass, maka mereka tak diijinkan untuk masuk kecuali perangkat pintar tersebut dilepas.

Tidak hanya tiga lokasi tersebut, pihak petinggi perusahaan bank serta taman bermain juga tengah mendata apakah penggunaan Google Glass dapat merugikan usaha mereka, dan masih dalam diskusi apakah akan turut melarang juga atau tidak.

Cukup menyedihkan, mengingat produk Google Glass ini bahkan belum diproduksi secara massal untuk bisa digunakan oleh semua masyarakat dan baru terdapat edisi terbatasnya dengan harga $1.500 sebuah, tetapi sudah mendapatkan berbagai larangan pemakaian akan perangkat pintar tersebut di berbagai tempat hiburan. Namun permasalahan mengenai privasi memang tengah menjadi isu yang harus dihadapi oleh Google Glass ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda salah satu yang mendukung keberadaan Google Glass atau malah menolaknya juga?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…