Himbauan Norton akan Bahaya Malware pada Perangkat Mobile

Reading time:
June 21, 2013
IMG_0723
(kiri ke kanan) Libby Chang, PR Manager Symantec dan Rita Nurtika, Country Sales Manager Norton Indonesia

Pada Kamis (20/6) bertempat di fX Lifestyle Center, Jakarta, Norton kembali mengundang para media untuk menjelaskan bahaya dari malware yang tengah terjadi saat ini. Pada umumnya, semua orang mengetahui bahwa virus atau malware jahat hanya bisa mengontaminasi perangkat komputer atau laptop. Namun dengan seiringnya perkembangan zaman dan teknologi, virus maupun malware pun kini merambah hingga ke perangkat mobile yang terhubung dengan internet.

Di Indonesia sendiri, penggunaan perangkat mobile sudah semakin marak. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Indonesia telah menjadi salah satu negara dengan tingkat konektivitas mobile yang tertinggi di Asia Tenggara. Pasalnya, pengguna perangkat mobile bisa menghabiskan waktu untuk online sebanyak kurang lebih 35 jam seminggu dan 3/5-nya merupakan pemakaian internet dari smartphone. Pengguna perangkat mobile di Indonesia sendiri pun terbilang banyak, hal tersebut diduga karena setiap orang memiliki dua buah atau lebih perangkat mobile yang terhubung dengan internet. Dengan data laporan mengenai peningkatan minat masyarakat akan perangkat mobile yang terhubung dengan internet, maka meningkat pula tingkat bahaya yang mengancam perangkat ini.

Setiap tahunnya, tercatat dalam Norton Cybercrime Report 2012 bahwa terdapat 556 juta orang yang menjadi korbannya. Dengan kata lain, terdapat lebih dari 1,5 juta orang yang menjadi korban setiap harinya dan 18 orang setiap detiknya. Sekitar 46% dari pengguna perangkat mobile telah jatuh menjadi korban dari berbagai serangan cyber seperti malware, virus, hack, scam, penipuan dan pencurian. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat modern saat ini untuk menyadari akan bahaya yang mengancam mereka serta perangkat mobile tersebut.

IMG_0706

Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah hal ini? Beberapa metode pun dipaparkan oleh Rita Nurtika selaku Country Sales manager untuk Norton Indonesia yang menjadi pembicara utama dalam acara media ini. Metode yang dapat dipakai untuk mencegah penyerangan terhadap perangkat mobile ini antara lain: membuat password perangkat gadget yang kuat, menyimpan data rahasia di tempat lain, berhati-hati dengan beragam notifikasi yang masuk, waspada terhadap fasilitas Wi-Fi gratis di tempat publik, jangan menyimpan password atau PIN apapun di dalam perangkat mobile, pilih aplikasi mobile dengan bijak dan resmi dari application store-nya, serta meng-update software pertahanan terhadap malware ini.

Pihak Norton sendiri pun telah mempersiapkan sebuah update software untuk para pengguna perangkat gadget ini, yaitu Norton Mobile Security. Software ini merupakan software yang sudah lama dimiliki oleh pihak Norton, tetapi kali ini pihaknya memperkenalkan berbagai fitur dan tambahan baru untuk para pengguna gadget. Sebelumnya, software ini hanya dapat dimiliki oleh pengguna Android, sekarang hal yang serupa sudah diterapkan untuk perangkat bersistem operasi iOS. Dengan menggunakan Norton Mobile Security ini, penggunanya dapat menikmati fitur sebagai berikut:

  • membackup nomor kontak dan melakukan restore
  • melindungi mobile dari ancaman download yang mengandung malware
  • antisipasi terhadap situs yang mencurigakan
  • mampu melakukan pencarian lokasi perangkat mobile yang hilang, melakukan penguncian, penghapusan data, pembunyian sirene dan memotret pelaku pencurian dengan foto otomatis yang dilakukan sebanyak 10 kali.

Informasi lebih lanjut mengenai Norton Mobile Security ini bisa Anda dapatkan lewat situs resmi di http://mobilesecurity.com

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…