Jurnalis Jerman Didesak Tidak Gunakan Yahoo dan Google

Author
Ozal
Reading time:
November 2, 2013
Microsoft Yahoo

Serikat jurnalis di Jerman menyarankan anggotanya untuk berhenti menggunakan Yahoo dan Google. Kedua perusahaan Internet itu disinyalir telah disadap oleh badan intelijen Amerika Serikat dan Inggris.

“Federasi Jurnalis Jerman menganjurkan wartawan sampai pemberitahuan lebih lanjut untuk menghindari penggunaan mesin pencari dan layanan e-mail dari Google dan Yahoo dalam hal penelitian dan komunikasi digital,” kata serikat jurnalis tersebut, dilansir Reuters.

Kepala Federasi Jurnalis Jerman, Michael Konken mengatakan, penggunaan mesin mencari dan email di Internet seharusnya dapat bersifat rahasia. Pasalnya, email yang digunakan jurnalis bisa saja memuat informasi narasumber ‘whistle blower’ malah jadi terbongkar. Saat ini, serikat tersebut telah memiliki anggota terdaftar sebanyak 38 ribu jurnalis.

Beberapa waktu lalu, media Amerika Serikat, the Washington Post melaporkan, Badan Keamanan Nasional (NSA) AS sudah mampu menyadap langsung link komunikasi yang digunakan oleh Google dan Yahoo dan memindahkan sejumlah email dan informasi pengguna lainnya di pusat data yang ada di luar negeri. Hal inilah yang kemudian menjadi kekhawatiran serikat jurnalis Jerman.

Ketakutan jurnalis ini makin menguat setelah NSA juga dilaporkan telah menyadap 32 pemimpin negara di seluruh dunia, termasuk Kanselir Jerman, Angela Merkel. Selain itu, NSA juga dikabarkan telah mengintip berbagai data sensitif milik pemerintah Jerman.

Sementara itu Yahoo mengklaim, memiliki keamanan yang sangat ketat di pusat datanya dan tak akan memberikan akses ke NSA dan lembaga lainnya. Sementara pihak Google hanya mengatakan, itu bentuk “kebiadaban” yang dilakukan NSA terhadap pusat datanya. Sayangnya, kedua perusahaan tersebut menolak berkomentar mengenai aksi yang dilakukan serikat jurnalis Jerman.

Awal bulan ini, salah satu operator seluler terkemuka di Jerman, Deutche Telecom menyarankan agar berbagai perusahaan Jerman dapat bekerja sama untuk melindungi lalu lintas internet lokal dari pergerakan yang dilakukan badan intelejen asing, seperti NSA. Pihaknya pun menjalin mitra dengan United Internet untuk meluncurkan sebuah inisiatif baru dijuluki “Email made in Germany”. Itu bertujuan untuk melindungi lalu lintas email di Jerman.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…