Huawei Akhirnya Menyerah Dari Pemerintah AS

Author
Ozal
Reading time:
December 7, 2013
CHINA-TELECOMMUNICATION-COMPANY-HUAWEI-EARNINGS

Raksasa peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, Huawei, akhirnya memutuskan menyerah dari bisnis peralatan jaringan telekomunikasi di Amerika Serikat setelah bertahun-tahun dituduh pejabat AS sebagai mata-mata pemerintah Cina. Hal ini diungkapkan langsung oleh CEO sekaligus pendiri Huawei, Ren Zhengdei.

Ren mengatakan, pihaknya tidak akan lagi mencari bisnis telekomunikasi serta keluar dari Amerika Serikat setelah tuduhan yang terus menerus digencarkan oleh anggota parlemen maupun pejabat pemerintah AS  tersebut. “Oleh karena itu, kami telah memutuskan untuk keluar dari pasar AS dan tidak berada di tengah-tengah hubungan AS – Cina,” ungkap Ren dalam sebuah wawancara, dilansir dari Foreign Policy.

Selain tuduhan langsung sebagai mata-mata pemerintah Cina, parlemen AS juga mendesak agar berbagai perusahaan di dalam negeri berhenti melakukan bisnis dengan Huawei. Pihak regulator federal pun sudah mencoba melakukan pemblokiran penyebaran peralatan telekomunikasi Huawei di Amerika Serikat. Padahal, para petinggi Huawei sudah berulang kali menegaskan pihaknya tidak memiliki keterikatan apapun dengan pemerintah Cina.

Sementara itu, wakil presiden Huawei William Plummer mengatakan akan lebih memfokuskan pasar ke daratan Eropa. Menurutnya, sebagian besar negara Eropa memberi sambutan positif dengan adanya Huawei serta tidak mempermasalahkan iklim persaingan usaha di bisnis serupa yang dilakukan Ericsson dan NSN (Nokia Solution Network).

Kendati demikian, pihaknya berharap tetap dapat mempertahankan fasilitas penelitian dan pengembangan yang ada di AS dan masih menjual ponsel besutannya. Pasalnya, dua hal tersebut belum mendapat tekanan yang sama, tidak seperti bisnis infrastruktur jaringan Huawei di AS. “Bisnis handset kami di Amerika Serikat masih terjual dengan baik,” ungkap Ren.

Sekedar informasi, tuduhan terhadap Huawei bermula dari pernyataan Mike Rogers, ketua komite intelejen kongres AS pada 2012 silam. Rogers mengatakan, berbagai perusahaan AS yang membeli peralatan telekomunikasi Huawei mesti beralih ke vendor lain. Menurutnya, pemerintah Cina melalui Huawei berencana memasang alat penyadapan telekomunikasi di negara yang juga dituding melakukan penyadapan global melalui NSA tersebut.

“Kami meyakini bahwa perusahaan telekomunikasi Cina yang bekerja di AS dipercaya telah memiliki akses ke infrastruktur penting kami. Setiap bug, menara telekomunikasi telah dimasukan ke dalam sistem kritis kita yang memungkinkan terjadinya bencana efek domino dan menghancurkan seluruh jaringan kita,” ungkap Rogers kala itu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…