Union: HP Kecanduan Budaya PHK Pekerjanya di Inggris

Author
Ozal
Reading time:
December 9, 2013

Raksasa PC asal Amerika Serikat, Hewlett-Packard (HP) berencana untuk memotong jumlah karyawannya yang ada di tiga tempat di Inggris lebih dari 1.100 pekerja. Pemotongan jumlah pegawai yang terbilang cukup besar ini dipicu karena permintaan perangkat PC termasuk laptop dan desktop sedang menurun drastis di Inggris, akhir-akhir ini.

HP

Menurut laporan yang dibuat serikat pekerja bernama Union, HP akan mem-PHK 1.124 pekerjanya. Adapun perinciannya, yakni sebanyak 618 pegawai di Bracknell, 483 di Warrington, dan 23 pegawai di Sheffield. “Selama lima tahun terakhir ini, HP telah kecanduan budaya PHK pegawainya di Inggris dengan sedemikian rupa, sehingga tenaga kerjanya yang terampil yang dimiliki perusahaan makin sedikit,” ujar salah satu anggota Union, Ian Tonks, dilansir dari the Inquirer.

Tonk menjelaskan, kondisi ini kian memprihatinkan mengingat, saat negara lain tengah membutuhkan banyak tenaga kerja di sektor IT, Inggris malah memotong jumlah orang yang berpengalaman di sektor tersebut. Terlebih menurutnya, ini menyedihkan bagi karyawan HP yang masuk dalam daftar pemecatan tersebut. Pasalnya, sebentar lagi mereka bakal merayakan hari raya Natal dan Tahun Baru bersama keluarganya, sehingga pengeluaran rumah tangga diprediksi bakal lebih banyak.

Meski HP belum mengumumkan kapan PHK besar-besaran ini akan dimulai, Union memperkirakan akan terjadi pada awal 2014 mendatang. Pihaknya pun mengutuk langkah PHK tersebut karena Dewan Pekerja Eropa tak mampu menjawab permasalahan yang sedang dialami calon korban PHK tersebut.

Sementara itu, seorang juru bicara HP dalam sebuah pernyataan mengatakan, akan melakukan perubahaan tenaga kerja potensialnya yang ada di Inggris pada tahun depan nanti. Pada 28 November lalu, pihaknya sudah berkonsultasi mengenai rencana manajemen yang akan dilakukannya pada kuartal pertama 2014.

“HP tetap berkomitmen untuk mendukung pekerjaan para karyawannya melalui sejumlah inisiatif internal perusahaan, termasuk mengelola kembali keterampilan pekerja, pemindahan (mutasi), dan memberi dukungan untuk memperolah perkerjaan alternatif yang sesuai,” ungkap HP.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…

Gaming

June 26, 2026 - 0

GTA 6 Diklaim Miliki Performa Terbaik di PS5 Pro

Informasi baru mengungkap GTA 6 di PS5 Pro akan mendapat…
June 26, 2026 - 0

Xbox Kembali Naikkan Harga Console Hingga $150

Microsoft kembali menaikkan harga Xbox Series X dan Series S…
June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…