Easy Overclocking Guide AMD A10-7850K Kaveri dengan Gigabyte F2A88XN-WiFi

Reading time:
April 14, 2014

Skenario 1 (Tanpa meningkatkan voltase)

Setting BIOS yang kami lakukan ini kami dapatkan dengan menaikan setiap variable secara bertahap dan dilakukan percobaan kestabilan pada setiap perubahan, sehingga kami mendapatkan kestabilan pada hasil tertinggi dengan semua setting voltage pada AUTO. Berikut Screenshot dari settings BIOS yang kami lakukan:

*klik untuk memperbesar gambar*

110102220841
Sejauh percobaan kami, inilah settings tertinggi yang kami dapatkan ketika tidak menaikan voltase apaapun… 970 MHz untuk Integrated Graphic Clock
110102220844
Multiplier 42 untuk mendapatkan +/-4200 MHz CPU Clock
110102220846
Untuk RAM kami hanya menggunakan XMP untuk mempermudah (DDR3-2133Mhz CL9-11-11-31)
110102220853
Seperti yang kami janjikan, kami tidak merubah settings voltase apapun 🙂 Semua pada settings AUTO

Secara umum, setting kami pada skenario ini adalah:

  • CPU Frequency : 4200 Mhz (Default: 3700 – 3900Mhz)
  • IGP Frequency: 970Mhz (Default: 720Mhz)
  • RAM Frequency: DDR3-2133Mhz (XMP, Default: DDR3-1333Mhz)
  • CPU NB Frequency: Default (1800Mhz)
  • CPU VCore : AUTO
  • NB Core Voltage: AUTO
  • DRAM Voltage: AUTO (Mengikuti XMP, yakni 1.65V)

Pertama-tama untuk memastikan kestabilan CPU, kami menjalankan program LinX selama kurang lebih 30 menit, dengan menggunakan setting memory [ALL]. Berikut hasilnya:

screen007

Setelah lolos kestabilan pada LinX, kami mencoba mem-benchmark CPU dengan menggunakan benchmark Cinebench R11.5 CPU Test dan kami mendapatkan score 3.99 pts, seperti yang bisa dilihat dibawah ini:
screen008

Selanjutnya, kami mencoba kemampuan GPU-nya yang juga sudah kami overclock dari 720Mhz ke 970 Mhz. Disini, kami menggunakan benchmark 3DMark Fire Strike, dan mendapatkan score total sebesar 1644, seperti terlihat dibawah ini:

screen010

Berdasarkan nilai benchmark default yang bisa anda lihat dari halaman kedua, kemampuan CPU kami meningkat sekitar 11 %, sedangkan kemampuan GPU kami meningkat sekitar 7-8 %. Perlu diketahui bahwa peningkatan GPU yang terlihat ‘rendah’ ini terjadi karena saat benchmark default dilakukan, ram yang digunakan sudah berjalan pada DDR3-2133Mhz.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Bodi Lenovo IdeaPad Pro 5a Form Factor Clamshell Material Aluminum…
July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Bodi ASUS Vivobook S14 OLED Form Factor Clamshell Material Logam…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…

Gaming

July 15, 2026 - 0

Steam Controller Bisa Dipakai di PS5, Xbox, dan Switch via Mod Open Source

Berkat bantuan mod open source, Steam Controller kini bisa digunakan…
July 14, 2026 - 0

NVIDIA Pamerkan RTX 5080 Bertema Game Gacha di Bilibili World 2026

NVIDIA memamerkan sejumlah GeForce RTX 5080 bertema game gacha di…
July 14, 2026 - 0

Lenovo Hentikan Handheld G02 yang Tersandung Isu ROM Ilegal

Lenovo resmi menghentikan handheld retro G02 setelah kontroversi gunakan ROM…
July 14, 2026 - 0

Valve Jelaskan “Red Line of Death” di Steam Machine

Valve luruskan kesalahpahaman akan "Red Line of Death" di Steam…