Pendapatan Qualcomm Kurang Memuaskan Pasar

Author
Ozal
Reading time:
April 30, 2014

Vendor chip mobile nomor satu dunia, Qualcomm telah membukukan kenaikan sedikit pendapatannya  selama kuartal kedua fiskal tahun ini menjadi US$ 6,37 milyar. Angka tersebut naik empat persen dari periode tahun lalu. Sayangnya, hasil ini kurang memuaskan pasar. Saham Qualcomm pun malah menurun hampir lima persen.

qualcomm

Pasalnya, rata-rata analis Wall Street sebelumnya sempat memprediksikan, Qualcomm bisa mencatatkan pendapatan mencapai US$ 6,48 milyar dan bahkan bisa jauh lebih tinggi lagi. Sementara kuartal ketiga nanti yang jatuh pada bulan Juni, Qualcomm menargetkan, bisa memperoleh pendapatan di kisaran US$ 6,2 milyar hingga US$ 6,8 milyar. Namun lagi-lagi, sejumlah analis mamatok perkiraan yang cukup tinggi untuk kuartal ketiga itu, yakni US$ 6,592 milyar.

Analis memandang, Qualcomm seharusnya bisa mencapai target yang diantisipasi pasar, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Padahal, Tiongkok yang menjadi pasar smartphone terbesar di dunia saat ini tengah bersiap meluncurkan jaringan LTE-4G. Sementara Qualcomm dikenal sebagai pemasok chip baseband LTE-4G terbesar di dunia. Wall Street pun berharap, pembuat chip seri Snapdragon itu bisa memanfaatkan momentum di Tiongkok itu dengan lebih baik lagi.

Sebagian besar pendapatan Qualcomm sendiri disokong oleh penjualan chip baseband yang memungkinkan ponsel bisa berkomunikasi melalui jaringan operator. Hampir semua smartphone 4G yang ada saat ini pun membenamkan chip dari Qualcomm. Terlebih, Qualcomm hampir tak memiliki pesaing dari lini bisnis ini. Sokongan pendapaan besar lainnya yang diperoleh Qualcomm juga berasal dari lisensi teknologi ponsel CDMA saat ini.

qualcomm 3

“Harapannya adalah Tiongkok akan mendorong pemulihan pendapatan mereka (Qualcomm). Namun, kapan saja Anda memiliki perusahaan semikonduktor yang ingin memulihkan setengahnya kembali, terkadang itu membuat sebagian orang menjadi tak percaya diri,” sindir Stacy Rasgon, seorang analis dari Bernstein, seperti dikutip dari Reuters.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…