CEO BlackBerry Sindir Samsung Knox

Author
Ozal
Reading time:
July 6, 2014

Belum lama ini, Google mengumumkan akan menerapkan sistem keamanan buatan Samsung, Knox dalam platform Android. Namun, hal tersebut malah disindir oleh CEO BlackBerry, John Chen.

Knox-2

Dalam sebuah postingan resmi di blog BlackBerry, Chen menjelaskan, perangkat lunak keamanan seperti Knox tidak lah cukup aman membentengi smartphone perusahaaan atau korporat dari ancaman cyber. Ia tidak memperinci alasannya mengatakan demikian.

Justru Chen dengan bangga mengatakan, “Sementara KNOX mencoba membangun sebuah benteng di atas landasan yang tidak aman, sebaliknya seluruh infrastruktur BlackBerry bukan hanya menawarkan Balance (layanan keamanan BlackBerry), namun setiap komponen tunggal dibangun di atas landasan manajamen mobile dan keahlian keamanan berpengalaman tiga dekade,”. Pernyataannya itu merujuk pada perangkat Android yang begitu rentan diserang Malware.

Chen menambahkan, kurang dari dua juta ponsel Samsung belum benar-benar menjalankan Knox saat ini. Sementara itu, menurut klaimnya, terdapat puluhan juta perangkat BlackBerry yang telah dipercayai oleh perusahaan di seluruh dunia yang tergabung dalam Fortune 1000.

Sementara kita bertepuk tangan terhadap Google dan Samsung untuk rencana mereka, kami tidak berpikir itu cukup untuk pola pikir keamanan korporat. Dengan kata lain, jangan terpesona oleh mereka yang hanya bisa bicara soal keamanan. Sebaliknya, lihat lah ke perusahaan yang telah terbukti,” imbuhnya.

Apa yang dikhawatirkan Chen mungkin ada benarnya juga. Pada Desember tahun lalu, tim peneliti dari Ben-Gurion University of the Negev di Israel berhasil menemukan adanya celah keamanan Knox yang terpasang di Samsung Galaxy S4. Celah tersebut memungkinkan hacker dapat membaca isi email penggunanya melalui jalur komunikasi data. Itu merupakan penemuan bug enam bulan lalu. Saat ini, Samsung sudah menghadirkan sejumlah patch terbaru untuk Knox.

Harus diakui, dalam hal sistem keamanan, BlackBerry masih tetap dianugerahi sebagai perusahaan yang memiliki standar emas dalam hal sistem keamanannya, menurut penelitian yang dikeluarkan ABI Research pada akhir 2013 lalu. Kendati demikian dalam hal kategori penyedia solusi enterprise terbaik di dunia, Samsung menempati posisi teratas sedangkan BlackBerry berada di posisi ketiga setelah Apple. Ini lantaran Samsung memiliki jaringan mitra yang begitu luas dan beragam, sejumlah inovasi, dan terintegrasi dengan Knox.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 19, 2026 - 0

Tanggal Rilis GTA 6 Hilang dari Situs Rockstar, Picu Kekhawatiran Akan Delay

Akibat hilangnya tanggal rilis GTA 6 dari situs Rockstar Games…
June 19, 2026 - 0

Pasar Game Global Cetak Rekor Pendapatan di Tengah Gelombang PHK

Pendapatan pasar game global tembus $201,6 miliar pada 2025, di…
June 19, 2026 - 0

Sony Patenkan Tombol Controller yang Bisa Mengeras & Melunak

Sony mematenkan teknologi tombol controller yang bisa mengeras dan melunak…
June 19, 2026 - 0

Valve Beri Kejelasan Soal Sistem Pemesanan Steam Controller

Akibat begitu tingginya permintaan Steam Controller yang masih melampaui produksi,…