Facebook Merupakan Platform Social Media Dengan Interaksi Tertinggi di Indonesia

Reading time:
September 23, 2014
fb

Indonesia merupakan pengguna platform Facebook terbesar ke-4 di dunia dengan jumlah lebih dari 69 juta pengguna, yang 61 juta diantaranya juga mengakses Facebook melalui ponsel yang mereka miliki. Penelitian oleh TNS Insight, menyebutkan fakta jika pengguna ponsel/smartphone di Indonesia lebih sering menggunakan perangkatnya untuk mengakses Facebook ketimbang melakukan fungsi dasar seperti telepon atau SMS setiap harinya. Bahkan disebutkan jika beberapa pengguna setiap harinya memiliki kebiasaan, hal pertama yang dilakukan setelah bangun tidur adalah mengakses Facebook.

fb2

Dikatakan Andand Tilak, Head of Facebook Indonesia, tingginya tingkat penetrasi pengguna Facebook di Indonesia ini merupakan kesempatan yang besar bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan mereka melalui platform social media. Para pengiklan memiliki pilihan yang sangat banyak untuk menjangkau target mereka, dan Facebook dapat menyediakan platform  untuk membuat pemasaran brand secara lebih personal, mendorong jangkauan, relevansi, dan hasil bagi para brand.

Facebook menawarkan serangkaian tools yang dapat digunakan oleh para pemasar untuk menjangkau, mengoptimalkan, mengukur dan menyesuaikan upaya pemasaran, dan memungkinkan mereka untuk:

  1. Memaksimalkan kesaradaran brand di setiap titik temu pelanggan;
  2. Mendorong dan memenuhi target konversi melalui beberapa penempatan iklan seperti iklan pada News Feed, iklan Mobile News Feed dan iklan di sebelah kanan;
  3. Menjangkau target yang paling relevan melalui Core Audiences, Custom Audiences dan Lookalike Audiences;
  4. Memantau optimalisasi yang sedang berlangsung untuk memenuhi tujuan bisnis.

Berdasarkan survey TNS, fashion merupakan produk yang paling banyak dibeli oleh masyarakat Indonesia setelah menemukan informasi terkait di Facebook dengan presentase sebesar 52%, dilanjutkan dengan CPG (Consumer Product Goods) dengan 31%, Electronic (PC+Laptop etc) sebesar 25%, lalu Automobile, software related apps, mobile services, dan music dengan presentase di bawah 10%.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…