Review Sapphire Dual-X Radeon R9 285 OC: Murah dengan Feature AMD R9 Kelas Atas

Reading time:
September 9, 2014

Graphics Card

amd r9 285

Seperti inilah model reference dari graphics card AMD Radeon R9 285.

sapphire dual-x amd radeon r9 285 card 01

Produk Radeon R9 285 dari Sapphire telah dilengkapi sistem pendingin non-reference andalan mereka yaitu Dual-X. Sistem pendingin tersebut mengadopsi desain dual slot sehingga tidak memakan banyak tempat di dalam casing komputer dan memudahkan konfigurasi multi-GPU. Sapphire Dual-X R9 285 OC sendiri memiliki ukuran bodi sebesar 264 x 113 x 34 mm.

sapphire dual-x amd radeon r9 285 card 02

Sistem pendingin Dual-X dilengkapi empat buah heatpipe tembaga untuk mengalirkan panas dari baseplate menuju sirip-sirip heatsink. Sapphire menggunakan baseplate tipe vapor chamber dengan bahan tembaga sehingga perpindahan panas dari chip GPU menuju heatsink dapat berlangsung dengan lebih cepat dibandingkan bahan lainnya. Sementara itu untuk membantu proses pelepasan panas dari sirip-sirip heatsink alumunium, sistem pendingin Dual-X dilengkapi dua buah kipas dengan diameter 90 mm untuk setiap kipas.

sapphire dual-x amd radeon r9 285 baseplate & memory heatsink sapphire dual-x amd radeon r9 285 vrm heatsink

Tidak hanya chip GPU, komponen chip memori dan VRM graphics card juga dilengkapi pendingin untuk menjaga temperatur komponen tersebut tetap berada pada batas normal saat sedang bekerja.

Untuk menguji kemampuan sistem pendingin Dual-X pada Radeon R9 285 milik Sapphire, kami menjalankan aplikasi Unigine Heaven dan mendapatkan hasil sebagai berikut.

Sapphire Dual-X R9 285 OC

  • Full-load: 68 °C (Fan speed-Auto @43%)
  • Idle: 32 °C (Fan speed-Auto @20%)
sapphire dual-x amd radeon r9 285 bottom-side pcb

Penampang sisi bawah PCB Sapphire Dual-X R9 285 OC.

sapphire dual-x amd radeon r9 285 dual bios button

Konfigurasi multi-GPU pada Radeon R9 285 tidak lagi memerlukan Crossfire Bridge seperti juga ditemukan pada Radeon R9 290 Series dan Radeon R9 295X2. Seperti chip GPU Hawaii, chip GPU Tonga telah dilengkapi XDMA Engine yang memungkinkan komunikasi langsung antar GPU melalui jalur PCI Express. Radeon R9 285 sendiri mendukung konfigurasi Crossfire dengan menggunakan maksimal dua buah graphics card.

Sementara itu tidak jauh dari tempat konektor Crossfire seharusnya berada dapat ditemukan tombol Dual BIOS. Pada Sapphire Dual-X R9 285 OC, tombol tersebut digunakan untuk memilih antara UEFI BIOS dan legacy BIOS. Hampir tidak ada perbedaan performa di antara keduanya tetapi tampaknya UEFI BIOS lebih dioptimalkan untuk pengguna Windows 8.

sapphire dual-x amd radeon r9 285 power connector

Sapphire Dual-X R9 285 OC menggunakan konfigurasi dua konektor daya PCIe 6-pin seperti halnya Radeon R9 285 tipe reference. Konfigurasi konektor daya seperti itu membuat Radeon R9 285 mampu menerima asupan daya hingga sebesar 225 Watt. Pastikan power supply untuk Radeon R9 285 memiliki keluaran daya minimal sebesar 500 Watt.

sapphire dual-x amd radeon r9 285 display connectors

Sapphire Dual-X R9 285 OC menyediakan konektor display sebagai berikut:

  • 1x Dual-link DVI-D
  • 1x Dual-link DVI-I
  • 1x HDMI
  • 1x Display Port

Graphics card ini siap menjalankan konfigurasi multi-monitor Eyefinity dengan menggunakan hingga enam buah monitor dan siap menangani perangkat display Ultra HD/4K. Radeon R9 285 juga telah mendukung feature AMD FreeSync untuk menghasilkan pengalaman bermain bebas dari gejala lag, stutter, dan tearing.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…

Gaming

April 17, 2026 - 0

Console Legendaris NeoGeo AES Kembali Dirilis Oleh SNK

SNK bersama Plaion kembali rilis console legendaris NeoGeo AES dengan…
April 17, 2026 - 0

Subnautica 2 Hapus Nama Krafton Dari Kolom Publisher di Steam

Setelah Krafton kalah dalam proses peradilan terkait drama Subnautica 2,…
April 17, 2026 - 0

Windrose Berhasil Terjual 500 Ribu Copy Dalam 2 Hari

Baru 2 hari semenjak mulai early access, Windrose telah berhasil…
April 17, 2026 - 0

Rumor: PlayStation 6 Diklaim Akan Backward Compatible Dengan PS4 & PS5

Dokumen pengembangan lama dari console & handheld PlayStation 6 diklaim…