ZTE Berniat Selamatkan Pantech dari Kebangkrutan

Author
Ozal
Reading time:
October 15, 2014

Raksasa smartphone asal China, ZTE berencana akan membeli salah satu vendor smartphone terkemuka di Korea Selatan, Pantech. Langkah itu dilakukan guna menyelemati Pantech yang kini tengah menghadapi kebangkrutan.

pantech

Pihak ZTE sendiri masih enggan berkomentar terkait hal ini. Namun, informasi ini datang langsung dari pihak Pantech dalam sebuah pernyataan resmi. “ZTE menyatakan minatnya untuk membeli Pantech setelah mengajukan sebuah letter of intent (surat untuk negoisasi bisnis),” kata Pantech, seperti dikutip dari Korea Times.

Lalu, seorang pejabat di Samjong KMPG, perusahaan yang menangani proses lelang Pantech mengungkapkan, “Kami tidak bisa mengungkapkan secara spesifik perusahaan yang telah mengajukan letter of intenet ke Pantech. Namun, salah satunya ialah perusahaan dari China.”

Saat ini, Pantech sudah siap menjual seluruh asetnya melalui penawaran lelang di pengadilan niaga Korea Selatan. Mantan vendor nomor dua terbesar di Korea Selatan itu diperkirakan bakal ditawar mulai dari US$ 400 juta.

Dua hal yang membuat vendor yang dikenal dengan flagship seri Vega-nya bisa membuat perusahaan lain kepincut membelinya, yakni paten dan nama besarnya di Korea Selatan. Pantech diketahui memiliki 291 paten yang terdaftar di AS, 2.500 paten di Korea Selatan, 200 paten di Eropa. Mereka juga memiliki 269 paten yang berkaitan dengan utilitas dan 22 paten desain yang kesemuanya berhubungan dengan perangkat mobile. “Pantech cukup menarik dalam hal teknologi dan portofolio paten,” ungkap seorang pejabat di LG.

Sebagai salah satu vendor smartphone tertua di Korea Selatan, didirikan pada 1991 silam, nama Pantech cukup dikenal di dalam negerinya sendiri. Hanya saja, mereka sudah kalah bersaing dengan Samsung dan LG. ZTE bisa memanfaatkan nama besar Pantech untuk menjual perangkatnya di Korea Selatan. Sebab selama ini mereka belum mampu menembus pasar smartphone Korea, meski menawarkan smartphone terjangkau dengan spesifikasi high-end.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…