Karena Nokia, Samsung Tolak Bayar Lisensi ke Microsoft

Reading time:
November 3, 2014

Microsoft terancam kehilangan pemasukan hingga US$ 1 miliar! Samsung, salah satu raksasa elektronik dunia, dikabarkan menolak untuk membayar biaya lisensi penggunaan paten milik Microsoft karena akuisisi Nokia oleh raksasa software tersebut. Akuisisi Nokia dianggap Samsung membuat Microsoft kini menjadi kompetitor langsung mereka.

Samsung-Logo

Pihak Samsung menyebutkan bahwa akuisisi Nokia secara otomatis membatalkan kesepakatan yang pernah dijalin oleh Samsung dan Microsoft pada tahun 2011 lalu. Oleh karena itu, mereka tidak mau membayar biaya penggunaan paten yang dimiliki pihak Microsoft. Walaupun begitu, di pihak lain, Microsoft menyebut bahwa klaim dari Samsung tersebut tidak berdasar dan mereka tetap berupaya menagih pembayaran beserta dengan denda US$ 6.9 juta.

Kasus ini dikabarkan telah masuk ke meja pengadilan New York karena kedua belah pihak saling mempertahankan pendapatnya masing-masing. Pihak Microsoft sendiri menganggap bahwa mereka memiliki dasar yang kuat atas tagihan tersebut dan yakin bahwa mereka akan mendapatkan US$ 1 miliar yang menjadi haknya tersebut. Sementara pihak Samsung masih yakin bahwa pengadilan akan memenangkan mereka terkait aspek antitrust yang ada dalam perjanjian tersebut.

Samsung sendiri, seperti produsen perangkat Android lain, selama ini harus membayar sejumlah uang ke Microsoft untuk lisensi penggunaan beberapa paten. Microsoft sempat memberikan diskon kepada Samsung terkait biaya lisensi tersebut karena mereka pernah mengembangkan perangkat dengan Windows Phone, yang berarti pihak Samsung memberikan beberapa hal yang cukup berguna dalam pengembangan sistem operasi mobile tersebut ke pihak Microsoft. Kini, dengan dianggapnya Microsoft sebagai saingan oleh Samsung, tampaknya pihak Samsung benar-benar akan memberikan perlawanan seperti yang mereka lakukan beberapa waktu lalu dengan Apple.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…
July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…

Gaming

July 15, 2026 - 0

Asosiasi Retail Inggris Kecam Keputusan PlayStation Tinggalkan Game Fisik

Asosiasi retail game di Inggris mengecam keputusan PlayStation menghentikan game…
July 15, 2026 - 0

Palworld 1.0 Kembali Sukses Besar di Steam

Peluncuran Palworld 1.0 kembali menjadi kisah sukses, dengan berhasil menarik…
July 15, 2026 - 0

GameSir Bangkitkan Nostalgia Xbox Lewat Controller T7 Pro Retro Green

Produsen controller kawakan GameSir merilis T7 Pro Retro Green dengan…
July 15, 2026 - 0

Samsung Perkenalkan OBLYX, Layar OLED Khusus Gaming Laptop

Samsung Display memperkenalkan OBLYX, brand OLED khusus gaming laptop dengan…