Review FX 8370E: Prosesor AMD 8-Core Hemat Daya

Reading time:
November 4, 2014

Kesimpulan

amd fx new pricing

Berbasiskan arsitektur CPU serupa dengan prosesor AMD FX 8300 Series lainnya tetapi dengan clock speed lebih rendah, tidak aneh jika performa keseluruhan FX 8370E tidak sekencang model lainnya. Akan tetapi dengan nilai TDP 24% lebih rendah, sistem yang ditenagai FX 8370E terbukti mampu bekerja dengan konsumsi daya jauh lebih rendah. Salah satunya dapat terlihat saat kami membandingkan konsumsi daya sistem dengan FX 8370E dan FX 8350. Sistem dengan FX 8370E mengonsumsi daya 30% lebih rendah dibandingkan FX 8350. Walaupun begitu cukup disayangkan, FX 8370E mengonsumsi daya lebih tinggi dibandingkan FX 8350 pada kondisi idle, meskipun perbedaan tersebut dapat dikatakan tipis sekali.

amd fx 8370e processor

Menariknya, rendahnya nilai TDP FX 8370E tidak hanya menguntungkan dari sektor asupan daya sistem. Prosesor 8-core hemat daya tersebut lebih “aman” dipasangkan dengan motherboard ekonomis soket AM3+ seperti dengan chipset AMD 970. Umumnya, motherboard dengan kriteria tersebut menggunakan komponen VRM tidak semewah motherboard AM3+ dengan chipset AMD 990FX. Tidak hanya itu, komponen VRM pada motherboard tersebut juga terkadang tidak dilengkapi sistem pendingin. Alhasil dengan menggunakan FX 8370E, komponen VRM bekerja lebih ringan dan tidak menghasilkan panas setinggi saat menggunakan prosesor AMD FX dengan nilai TDP 125 Watt.

Jika Anda telah memiliki prosesor AMD FX 8000 Series, melakukan penggantian dengan FX 8370E memang tidak terlalu disarankan dari segi performa. Akan tetapi tidak ada salahnya jika Anda memang mengincar asupan daya sistem lebih rendah dengan performa tidak terlampau jauh berbeda. Sementara itu dengan semakin ramahnya kebutuhan motherboard, FX 8370E mampu menawarkan biaya total pembuatan PC desktop lebih rendah sambil tetap mendapatkan kemampuan dari prosesor AMD FX 8300 Series. Alhasil membangun PC desktop AMD 8-core dengan harga ekonomis dan memiliki kemampuan menangani aplikasi dan game yang semakin haus thread prosesor bukan lagi menjadi impian.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…