Samsung akan Fokus Menghadirkan Ponsel Berlayar Lengkung

Author
Ozal
Reading time:
November 15, 2014

Samsung kin tengah berusaha untuk mempertahankan kepemimpinannya di pasar smartphone setelah beberapa kuartal terakhir menderita penurunan keuntungan yang cukup tajam di bisnis tersebut. Inovasi desain bakal jadi langkah selanjutnya Samsung, salah satunya mulai kembali melirik kehadiran smartphone high-end dengan layar fleksibel dan lengkung (curve).

samsung bengkok

Samsung berencana akan menghadirkan lebih banyak lagi perangkat smartphone seperti Galaxy Note Edge yang dibekali layar curved. Sehingga, mereka bisa menawarkan perangkat premium, namun konsumen juga bakal merasa puas terhadap desain perangkat yang mereka beli dengan harga mahal.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Kim Nam-su, seorangd esainer senior Samsung yang juga merancang desain Galaxy Note Edge. “Perubahan dalam platform dapat membawa pertimbangan baru… Saya pikir layar melengkung adalah solusi besar untuk mengatasi tantangan tersebut,” ujar Nam-su, seperti dikutip dari Reuters.

Sejauh ini, Samsung memang masih belum fokus menawarkan smartphone berlayar curved. Mereka masih disibukkan dengan pemasaran dua flagship high-end, Galaxy S5 dan Galaxy Note 4. Padahal, Galaxy Note Edge sudah diluncurkan di Korea Selatan sejak akhir Oktober lalu dan menyusul Jepang dengan harga hampir US$ 1.000, namun gaungnya tidak terdengar oleh publik di seluruh dunia.

Tidak seperti G Flex, smartphone serupa yang dirilis LG Oktober tahun lalu, layar pada Galaxy Note Edge tidak semi-fleksibel. Posisi layar curved hanya ditempatkan pada bagian sisi kanan layar dan bisa diakses atau disentuh oleh pengguna. Pada bagian layar tersebut, pengguna bisa melihat shortcut aplikasi dan notifikasi.

Sejumlah analis pun menyambut positif niatan Samsung untuk kembali memikirkan desain perangkat premium yang tidak lagi terkesan murahan. Bila Samsung bisa dengan baik melakukannya, mereka diprediksikan dapat kembali mendorong ekosistem baru di teknologi perangkat mobile. Sebab, Samsung punya kekuatan pasar yang cukup besar untuk melakukan itu.

Mungkin saat ini, Samsung dengan layar yang bengkok atau layar fleksibel dapat mengembangkan cara baru dalam berinteraksi dengan perangkat mobile, lalu mendorong ekosistem di sekitar itu,” ujar Neil Shah, analis dari Counterpoint.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Devil May Cry 5 Catat Penjualan Terbaiknya Setelah 7 Tahun Rilis

Fenomena menarik terjadi pada Devil May Cry 5, yang catat…
June 17, 2026 - 0

PUBG Uji Mode Baru Berbasis AI Pendamping, Ally Duo

Menjelang usia ke-10, PUBG memperkenalkan Ally Duo, memungkinkan pemain bertarung…
June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…