Direct Release: VMware Luncurkan EVO:RAIL ke Kawasan ASEAN

Reading time:
April 17, 2015
2_VMware and Partners EVO RAIL

Mendukung terselenggaranya pembangunan dan penggelaran software-defined data center bagi bisnis di kawasan ASEAN dalam waktu singkat

Dell, EMC, Fujitsu, Hitachi Data Systems, HP, serta NetApp menyatakan kesiapsediaan mereka dalam menghadirkan penawaran-penawaran berbasis VMware EVO:RAIL bagi bisnis di kawasan ASEAN

 

Bali, Indonesia, 17 April 2015 – VMware, Inc. (NYSE: VMW), pemimpin global di bidang virtualisasi dan infrastruktur cloud, hari ini mengumumkan kehadiran VMware EVO:RAIL™ di kawasan ASEAN yang tersedia melalui mitra-mitra terpercaya VMware, yakni Qualified EVO:RAIL Partners. VMware EVO:RAIL™ merupakan sebuah appliance infrastruktur hyper-converged yang mendukung pengelola TI dalam menyederhanakan dan merampingkan proses penggelaran dan scale-out infrastruktur TI berkonsep software-defined dalam waktu yang singkat.

VMware EVO:RAIL™ akan ditawarkan sebagai satu rangkaian SKU yang mencakup, biaya hardware, software, serta dukungan dan layanan, termasuk pula dukungan single point-of-contact melalui channel-channel Qualified EVO:RAIL Partners yang terbentuk berkat jalinan kemitraan strategis antara VMware dengan mitra-mitra strategis, seperti Dell, EMC, Fujitsu, Hitachi Data Systems, HP dan NetApp.

Dari survei terbaru yang diselenggarakan VMware pada Maret 2015 yang menyasar kalangan CIO di kawasan ASEAN ditemukan fakta bahwa sebanyak 71 responden menyadari pentingnya wilayah ASEAN sebagai kontributor terhadap pendapatan global di tahun 2017 dengan satu di antara empat responden menyatakan bahwa peluang-peluang yang muncul dari terbentuknya ASEAN Economic Community telah menjadi alasan utamanya. Survei tersebut juga menunjukkan bahwa 84% responden menyatakan pentingnya transformasi menuju sebuah perusahaan yang berkonsep software-defined. Pesatnya pengadopsian cloud, seperti yang tengah ditunjukkan oleh pasar Thailand dan Vietnam dan kian bergairahnya penetrasi mobile dengan pertumbuhan mencapai 120 persen menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis di kawasan ASEAN dalam menghadirkan pengelolaan TI yang cepat, fleksibel, serta aman.

1_VMware EVO RAIL dan Mitra

Di samping kondisi market seperti yang ditunjukkan tersebut, buku putih yang dilansir IDC pada bulan Oktober 2014 atas kuasa VMware juga mencatat adanya peluang yang luar biasa bagi bisnis di kawasan Asia Pasifik untuk dapat melakukan pemangkasan biaya hingga lebih dari US$92 Miliar selama 2014 – 2020 dengan memanfaatkan pendekatan bisnis strategis berkonsep software-defined dalam pengelolaan TI mereka. Dalam rangka mendukung transformasi bisnis di kawasan ASEAN menuju perusahaan berkonsep software-defined, VMware menghadirkan sebuah solusi mutakhir, yakni VMware EVO:RAIL™ yang menawarkan kemudahan dalam menyelenggarakan layanan infrastruktur berkonsep software-defined berkat kemampuannya dalam melakukan penyederhanaan dan perampingan seluruh proses penggelaran, konfigurasi serta pengelolaan, dalam suguhan antarmuka berbasis HTML5.

VMware EVO:RAIL™ dirancang sebagai VMware software stack yang 100 persen telah padu sejak semula dan telah melalui tahapan pra-uji yang ketat sehingga mampu mendukung proses pemroduksian mesin virtual dalam waktu yang singkat, yakni hanya dalam hitungan menit saja terhitung sejak mesin mulai dinyalakan. Proses produksi mesin virtual yang cepat tersebut mampu menunjang segala kebutuhan bisnis dengan sigapnya, yang pada akhirnya akan membuat seluruh proses administrasi infrastruktur menjadi kian sederhana dan ramping, dan secara keseluruhan dapat memangkas biaya operasional bisnis.

“Perusahaan-perusahaan di dalam ASEAN Economic Community tengah bersiap untuk memetik seluruh manfaat dari hasil penerapan pendekatan strategi TI berkonsep software-defined, antara lain seperti terwujudnya penghematan biaya, otomatisasi, serta beragam efisiensi dalam operasional bisnis mereka di tengah pesatnya pertumbuhan mobilitas dan semakin bergairahnya pengadopsian teknologi, seperti pengadopsian cloud yang tengah gencar-gencarnya saat ini,” ucap Ron Goh, vice president and general manager, ASEAN of VMware. “VMware EVO:RAIL merupakan unsur pokok dan mendasar bagi lingkungan software-defined data center yang mampu menyuguhkan kepastian dalam mendukung pembangunan, penggelaran, peningkatan skala, serta dalam mengelola seluruh layanan pada sebuah infrastruktur berkonsep software-defined. Seluruh pelanggan dan mitra kami di kawasan ASEAN menyatakan begitu antusias untuk dapat segera menikmati seluruh manfaat yang ditawarkan oleh VMware EVO:RAIL.”

Kehadiran VMware EVO:RAIL mendukung dalam penyelenggaraan use case pada segmen pasar kelas menengah dan enterprise. VMware EVO:RAIL mencakup VMware vSphere®, VMware Virtual SAN™, VMware vRealize™ Log Insight™, dan mesin EVO:RAIL™ mutakhir yang seluruhnya telah terintegrasi secara penuh dengan perangkat keras yang disediakan oleh Qualified EVO:RAIL™ Partner yang ditunjuk oleh pelanggan. VMware EVO:RAIL™ mendukung dalam melakukan penyederhanaan pada proses penggelaran, penyetingan konfigurasi serta pengelolaan appliance yang tengah berlangsung, berikut pula pada setiap proses patching dan pembaruan software. Appliance tersebut sangat ideal untuk mendukung unjuk use case, seperti pada virtual desktop infrastructure (VDI) maupun pada infrastruktur TI dari beragam industri, mulai dari finansial, pemerintah, kesehatan, pendidikan tinggi, asuransi, minyak dan gas, serta ritel, yang lokasinya terpisah, contohnya seperti pada infrastruktur TI yang terdapat di kantor-kantor cabang. Dengan berbasiskan pada VMware vSphere, appliance tersebut mampu berjalan pada lingkungan VMware vSphere pelanggan yang telah ada, sekaligus berfungsi pula sebagai pengantar bagi VMware vCloud® Air™.

 

1. VMware CIO survey 2015
2. Asia Cloud Computing Association: 2014 Cloud Readiness Index
3. GSMA: The Mobile Economy 2014
4. Empowering Organizations in a Software Defined World, October 2014

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…

Gaming

June 23, 2026 - 0

Rumor: Xbox Project Helix Diklaim Bisa Sentuh Harga $1200

Spekulasi baru akan harga console next-gen Xbox Project Helix kembali…
June 23, 2026 - 0

Steam Machine Umumkan Harga Resmi, Model Termurah di Atas $1000

Kekhawatiran gamer yang menantikan Steam Machine akhirnya terjadi juga, ketika…
June 22, 2026 - 0

Honkai: Nexus Anima Siapkan Closed Beta Baru, Hadirkan Karakter dan Sistem Baru

HoYoverse akan menggelar closed beta dari game monster collection baru…
June 22, 2026 - 0

SteamOS 3.8 Resmi Meluncur, Beri Dukungan Awal untuk Steam Machine

SteamOS 3.8 resmi dirilis dengan dukungan awal untuk Steam Machine,…