Kerja Sama dengan OpenAI, Semua Karyawan Samsung Bakal Pakai ChatGPT!
Samsung Electronics resmi menjalin kerja sama dengan OpenAI. Lewat kolaborasi ini, seluruh karyawan Samsung di Korea dan Device eXperience (DX) secara global akan mendapatkan akses ke ChatGPT Enterprise dan Codex untuk menunjang pekerjaan sehari-hari. Kesepakatan ini disebut sebagai salah satu kerja sama enterprise terbesar yang pernah dilakukan OpenAI.
Baik OpenAI maupun Samsung memang tidak mengungkap nilai dari kesepakatan tersebut. Namun, melihat seberapa besar Samsung sebagai perusahaan yang punya ratusan ribu pekerja, bisa diprediksi nilainya mungkin mencapai miliaran dolar AS. Selain itu, kesepakatan ini juga sekaligus memperluas kerja sama sebelumnya pada 2025, di mana Samsung menjadi salah satu pemasok chip memori bagi OpenAI.
Namun, kesepakatan kali ini bukan soal semikonduktor, tapi berkaitan dengan akses ChatGPT dan Codex. ChatGPT Enterprise nantinya akan digunakan di seluruh divisi Samsung, mulai dari tim teknis hingga non-teknis. AI tersebut dapat membantu berbagai tugas seperti analisis data, penyusunan dokumen, riset, hingga pekerjaan administratif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi para karyawannya.
Sementara itu, Codex bakal banyak dipakai untuk kebutuhan pengembangan software dan engineering. Meski awalnya dikenal sebagai alat bantu coding, Codex kini juga berguna untuk meninjau kode, melakukan debugging, hingga menyusun workflow kerja tim berkat kemampuannya untuk berlogika yang jauh lebih baik ketimbang ChatGPT biasa.
Samsung sendiri bukan perusahaan Korea Selatan pertama yang menjalin kerja sama dengan OpenAI dalam skala besar untuk memanfaatkan ChatGPT. Sebelumnya, nama-nama besar seperti LG Electronics hingga Seoul National University juga sudah lebih dulu memanfaatkan layanan AI dari OpenAI. Dengan masuknya Samsung, jumlah pengguna ChatGPT jelas bakal mencatatkan kenaikan drastis sih!












