Hands-on Review Intel Core M-5Y10: 14nm Hemat Energi untuk Perangkat Fanless

Reading time:
April 26, 2015
DSCF2911

Prosesor Intel Core M yang dirilis kuartal empat tahun 2014 lalu kini mulai banyak diadopsi berbagai vendor dan sudah memasuki pasar notebook Indonesia. Prosesor yang menyandang proses fabrikasi 14nm tersebut menggunakan arsitektur ‘Broadwell’, untuk menggantikan ‘Haswell’ yang lama. Pada sesi hands-on kali ini, kami akan membahas singkat mengenai salah satu prosesor Core M, yakni Intel Core M-5Y10.

 

14nm: Lebih Hemat Daya, Dingin

CoreMClass
Core M Broadwell 14nm, untuk Tablet dan perangkat 2-in-1 fanless

Seperti yang kami singgung di atas, Prosesor Core M menggunakan proses fabrikasi 14nm, sebuah pengembangan dari proses 22nm pada Haswell. Berbeda dengan perancangan prosesor desktop dimana ukuran transistor lebih kecil berpotensi menambah clockspeed, segala desain dan rancangan Intel Core M difokuskan kepada penghematan daya dan juga penurunan tingkat TDP, sehingga bisa digunakan  untuk perangkat tablet tanpa fan(fanless). Tentunya, meski clockspeed-nya rendah, perangkat tersebut harus memiliki performa dan kecepatan yang cukup untuk bisa digunakan nyaman sehari-hari.

Seperti apa spesifikasinya? Mari simak di bawah ini:

Intel Core M-5Y10: TDP hanya 4.5 Watt!

5y10

Intel Core M-5Y10 merupakan prosesor Core M dengan kecepatan terendah. Prosesor Core M memiliki 2(dua) buah inti yang bisa menjalankan 4(empat) thread sekaligus berkat HyperThreading, dan didukung kecepatan base sebesar 800Mhz, dan kecepatan Turbo Maksimum sebesar 2 Ghz. Yang mengejutkan: TDP(thermal design power) prosesor ini hanya 4.5 Watt! Dengan rating TDP serendah itu, cukup masuk akal jika Intel menargetkan Core M untuk berjalan di sebuah fanless tablet yang memiliki kemampuan pendinginan sangat terbatas. Sebagai perbandingan, rata-rata prosesor Ultra Low Voltage(ULV) dari Intel generasi sebelumnya memiliki rating TDP 11.5 hingga 15 Watt.

Core M-5Y10 memiliki GPU terintegrasi(IGP) Intel HD Graphics 5300. (Nampaknya GPU-Z belum bisa mendeteksi berbagai parameter GPU HD 5300 dengan akurat)

Summary_GPU

Anda bisa membaca spesifikasi prosesor Core M-5Y10 lebih lengkap pada tautan ini.

 

Testbed Test: ASUS Zenbook UX305

Zenbooks

Core M-5Y10 yang kami uji disini terpasang pada sebuah laptop fanless, ASUS Zenbook UX305.

IMG_1906s

Spesifikasi lengkapnya adalah sebagai berikut:

  • Prosesor: Intel Core M-5Y10
  • RAM: 4GB DDR3-1600
  • GPU: Intel HD Graphics 5300
  • Storage: 256GB SSD
  • Display: 13.3″ IPS QHD(3200×1800)
  • OS: Windows 8.1 Pro

Berikut ini screenshot detail tampilan CPU-Z untuk bagian CPU dan RAM-nya:

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

 

Ruang Lingkup Pengujian & Setting

Pada hands-on singkat berikut, kami akan:

  1. Menganalisa kecepatan prosesor saat menangani berbagai load, dan
  2. Menguji performa CPU dan GPU terintegrasi dari Core M-5Y10 menggunakan benchmark sintetis sederhana (Cinebench R11.5 & 3DMark Cloud Gate)

Semua pengujian ini akan dilakukan dalam keadaan battery-powered(bukan dengan ac adaptor), dengan power management disetting ke ‘Balanced’

PowerManagement

 

 

Pembanding: Intel Core i3-4010U

Corei3_4010U

Tidak lupa juga, sebagai referensi performa, kami akan mencoba membandingkan Core M-5Y10 dengan sebuah prosesor ULV Core i3-4010U. Memang, agak ‘kurang adil’ untuk membandingkan dua buah prosesor mobile yang memiliki TDP jauh berbeda (4.5W pada Core M-5Y10, dan 15W pada Core i3-4010U), namun ini kami lakukan karena saat pengujian tidak ada prosesor lain yang memiliki rating TDP 4.5W. Setidaknya, ini bisa memberikan gambaran apakah Core M memiliki performa yang cukup tinggi untuk bersaing dengan prosesor ber-TDP jauh lebih tinggi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…