Review Raijintek Triton: Watercooling AIO dengan Rasa Watercooling Custom

Reading time:
May 28, 2015

Kesimpulan

Raijintek Triton 52
Waterblock Raijintek Triton ini dilengkapi dengan lampu LED putih di dalam reservoir-nya.

Tidak mengherankan Raijintek Triton ini dikenal banyak oleh para PC Gamer dan PC Enthusiast di Eropa dan Amerika Serikat. Watercooling Raijintek Triton ini tampil berbeda dengan desain yang lebih menarik untuk dipandang mata dibandingkan dengan watercooling AIO lainnya. Tidak hanya lampu led reservoir yang akan mempercantik isi dalam PC desktop yang digunakan, pengguna watercooling ini juga diberikan kesempatan untuk melakukan kustomisasi pada watercooling, seperti mengubah warna air radiator yang digunakan dan mengganti selang bawaan dengan selang yang lebih bagus lagi.

Kelebihan watercooling AIO Raijintek ini tidak hanya terletak pada desain dan kemampuan kustomisasi saja. Melihat hasil pengujian performa pendinginan yang kami dapatkan, watercooling Raijintek Triton ini mampu mendinginkan suhu panas yang dihasilkan oleh prosesor Intel core i7 4790K yang terus-terusan mendapatkan beban kerja penuh / Full-load dengan baik. Performa pendinginan watercooling Raijintek Triton ini mampu mendinginkan prosesor yang digunakan pengujian +-25 oC lebih dingin dibandingkan HSF standar Intel.

Menariknya lagi, performa pendinginan watercooling AIO Raijintek Triton ini diikuti dengan performa fan pendingin yang bisa dikatakan tidak berisik dan nyaman digunakan pada ruangan tertutup yang sunyi. Kecuali pada saat fan pendingin ini dipaksa berjalan pada kecepatan penuh, maka suara bising dari fan pendingin dapat terdengar jelas dan tidak nyaman digunakan pada ruangan tertutup yang sunyi, tetapi masih dapat ditoleransi untuk penggunaan di ruangan terbuka dan luas.

Sama seperti beberapa watercooling AIO lainnya, konektor power bawaan yang digunakan oleh pompa watercooling Raijintek Triton ini juga dirancang seperti layaknya konektor yang digunakan oleh fan pendingin prosesor. Agar pompa dapat bekerja dengan baik, disarankan untuk menggunakan konektor 3-pin motherboard yang tidak dilengkapi dengan fitur PWM atau bisa saja menggunakan konektor 4-pin yang memiliki fitur PWM yang sudah diatur untuk bekerja dengan konfigurasi maksimum.

Kelebihan:

  • Opsi Kustomisasi cairan coolant dan selang.
  • Desain waterblock yang unik dan menarik.
  • Lampu LED putih yang menyala pada waterblock
  • Performa pendinginan yang cukup mumpuni

Kekurangan :

  • Kualitas selang bawaan yang kurang baik
  • Variable resistor dari fan-cotroller yang ringkih.
  • Kurang cocok digunakan pada casing berukuran kecil.

Informasi Produk

Harga: TBD
Distributor:

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Founder Guerilla Games Kembangkan Pesaing Unreal Engine, Bernama Immense Engine

Co-founder Guerrilla Games kembangkan Immense Engine, game engine asal Eropa…
May 12, 2026 - 0

Kantor Electronic Arts Akan “Diserang” Gamer Guna Tolak Proses Akuisisi

Gamer menyiapkan aksi protes di kantor Electronic Arts guna menolak…
May 12, 2026 - 0

Saham Nintendo Anjlok 10% Pasca Laporan Keuangan Terbarunya

Saham Nintendo alami penurunan hingga 10% setelah proyeksi penjualan Switch…
May 12, 2026 - 0

Forza Horizon 6 Diduga Bocor Full Game di Steam Sampai Bisa Dimainkan

Forza Horizon 6 dikabarkan alami kebocoran besar setelah full game…