Review Prosesor: Intel Core i5 6600

Reading time:
November 5, 2015

Kesimpulan

Siapa menyangka jika Core i5 6600 mampu menawarkan level performa komputasi CPU x86-x64 setara dengan Core i5 6600K pada kondisi default. Hasil pengujian kami menunjukkan hampir tidak ditemukan perbedaan performa yang berarti di antara kedua prosesor tersebut. Kalaupun terdapat perbedaan performa diantara keduanya, hal tersebut dapat diabaikan. Kunci dibalik performa seperti itu tampaknya terletak pada nilai Turbo Boost clock speed. Walaupun Core i5 6600 memiliki nilai base clock speed 200 MHz lebih rendah, level nilai Turbo Boost clock speed ternyata tetap setara dengan Core i5 6600K. Oleh karena itu tidak aneh jika keduanya memiliki karakter performa seperti itu.

Intel Core i5 non-K Boxes

Jika Anda memiliki rencana membangun PC desktop berbasiskan platform Intel Skylake dengan pilihan prosesor Core i5 dan ingin menikmati performa bawaan apa adanya, Core i5 6600 merupakan pilihan paling kencang sekaligus bertenaga di pasaran saat ini. Berdasarkan pantauan terakhir kami pada sejumlah toko online, Core i5 6600 ditawarkan dengan selisih harga cukup bervariasi dengan Core i5 6600K dimana kami menemukan perbedaan mulai dari sekitar 300 ribuan rupiah hingga hampir mencapai 500 ribu rupiah. Memang tidak terlalu jauh mengingat Intel sendiri mematok selisih harga hanya $ 19 untuk dua prosesor tersebut.

Intel 6th Gen Core Package

Selain ditawarkan pada kisaran harga lebih murah, penggunaan Core i5 6600 juga akan menghemat anggaran untuk pembelian komponen motherboard dan sistem pendingin. Core i5 6600 akan sangat cocok dipasangkan dengan motherboard berbasiskan chipset Intel 100-Series non-Z seperti H170, H110, B150, dan lainnya. Motherboard seperti itu biasanya ditawarkan dengan harga lebih ekonomis dibandingkan yang menyandang chipset Intel Z170. Tentu saja tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan Core i5 6600 pada motherboard chipset Intel Z170 jika pengguna menginginkan keunggulan yang ditawarkan produk tersebut. Untuk sistem pendingin, pengguna akan mendapatkan sistem pendingin bawaan andalan Intel pada saat membeli Core i5 6600 sehingga tidak perlu merogoh kocek tambahan seperti saat membeli Core i5 6600K. Kalaupun pengguna ingin menggunakan sistem pendingin 3rd-party, mereka tidak perlu membeli sistem pendingin performa tinggi dengan harga premium untuk menjinakkan panas Core i5 6600. Cukup menggunakan sistem pendingin dengan kemampuan disipasi panas minimal sebesar 65 Watt. Tentu saja dengan penghematan seperti itu, pengguna dapat mengalokasikan anggaran seperti untuk mendapatkan graphics card lebih bertenaga, kapasitas memori/RAM lebih besar, mendapatkan kapasitas storage lebih besar, menambah komponen SSD, dan masih banyak lagi.

Nantikan ulasan Core i5 6600 lainnya di artikel mendatang.

(+) Performa setara Core i5 6600K pada kondisi default

(+) Tidak seperti Core i5 6600K, Intel stock cooler tersedia saat membeli COre i5 6600

(+) Cukup menggunakan sistem pendingin ekonomis dengan kemampuan disipasi panas minimal sebesar 65 Watt

(+) Ideal menggunakan motherboard dengan chipset H-Series atau B-Series yang memiliki harga lebih ekonomis

(-) Tidak memiliki fitur overclocking seperti Core i5 6600K

Load Comments

Gadget

July 12, 2024 - 0

Preview Samsung Galaxy Z Flip6: Upgrade Signifikan! Smartphone Flip Terbaik 2024?

Selain Samsung Galaxy Z Fold6 yang diluncurkan dalam acara Samsung…
July 12, 2024 - 0

Samsung Galaxy Z Fold6: HP Lipat TERBAIK 2024?

Ya, Jagat Review lagi di Paris untuk membahas Samsung Galaxy…
June 28, 2024 - 0

Review itel VistaTab 30: Tablet 4G dengan Layar Besar, Storage UFS, Harga di Bawah Rp 2 Juta!

Ini adalah itel VistaTab 30, Tablet baru dari itel yang…
June 25, 2024 - 0

Haylou Solar Neo Hadir di Indonesia dengan layar 1,53 inci dan baterai 7 hari dengan harga 370Ribuan!

Haylou dengan bangga mengumumkan perilisan smartwatch terbarunya, Haylou Solar Neo,…

Laptop

July 19, 2024 - 0

TechPodcast: Produsen Laptop Lokal ini NGAMUK? feat. Axioo

Dalam 2-3 tahun terakhir ini, produk laptop Axioo berubah jadi…
July 16, 2024 - 0

Review ASUS Vivobook S 14 OLED 2024: Vivobook S Naik Kelas?

Bodi Form Factor Clamshell. Material Metal. Desain Seperti biasa, Vivobook…
July 11, 2024 - 0

Review Lenovo Legion Slim 5 AMD 2024: Makin Canggih, Makin Kencang dengan Ryzen 8000 Series

Bodi Form Factor Clamshell. Material Sisi atasnya menggunakan Anodized Aluminum.…
July 1, 2024 - 0

Review Lenovo YOGA Book 9i (2024): Lebih Canggih dengan Intel Core Ultra

Bodi Form Factor 2-in-1 tipe Convertible Jadi Laptop ini memiliki…

Gaming

July 22, 2024 - 0

Tales of Xillia Dapat Remaster?

Sebuah video game bisa saja sebegitu populernya hingga merajai perbincangan…
July 22, 2024 - 0

Street Fighter 6 Unjuk Tampilan “Realistis” Terry Bogard

Sebuah kolaborasi yang sangat diharapkan namun seringkali digadang sebagai sesuatu…
July 22, 2024 - 0

Inilah Para Pemenang Turnamen Game Fighting Dunia – EVO 2024!

Selalu menjadi sesuatu yang  menarik untuk melihat para pemain professional…
July 22, 2024 - 0

Lost Soul Aside Akan Muncul di ChinaJoy 2024

Apa game asal developer China yang paling ditunggu di pasaran…