NVIDIA Mungkin Harus Hentikan Penjualan Beberapa Produk di AS

Reading time:
December 26, 2015

NVIDIA terancam tidak bisa menjual beberapa produk mereka, termasuk keluarga Shield, di Amerika Serikat. Hal itu terjadi karena pengadilan Amerika Serikat memutuskan bahwa NVIDIA bersalah melanggar paten yang dimiliki oleh Samsung, raksasa elektronik asal Korea Selatan. Pelanggaran tersebut bisa berimbas pada larangan masuknya produk NVIDIA ke Amerika Serikat.

nvidia_tegra_k1

Hukuman pasti untuk NVIDIA sendiri memang baru akan diputuskan beberapa bulan lagi. Namun, pelarangan penjualan produk yang ditengarai menggunakan teknologi yang melanggar paten Samsung dipastikan akan menjadi bagian dari hukuman tersebut. NVIDIA sendiri menyebutkan bahwa mereka kecewa atas keputusan ini dan berharap hasil berbeda akan muncul di pengambilan keputusan nanti.

Terkait hal itu, NVIDIA menilai Samsung menggunakan paten tua, yang hampir kadaluarsa, untuk tuntutan mereka tersebut. Bahkan, salah satu paten yang digunakan akan kadaluarsa di tahun 2016 nanti, yang berarti dalam beberapa bulan keputusan pengadilan bisa jadi tidak berlaku. Namun, di sisi lain, Samsung menilai bahwa paten-paten tersebut memungkinkan NVIDIA menghadirkan chip dengan konfigurasi seperti yang ada saat ini.

Kasus saling tuntut terkait pelanggaran paten antara NVIDIA dengan Samsung semula diawali dari tuntutan NVIDIA ke Samsung dan Qualcomm, yang mana telah diputuskan tidak ada pelanggaran oleh pengadilan di Amerika Serikat. Sebagai kelanjutan dari tuntutan NVIDIA tersebut, Samsung mengajukan tuntutan balik dan berakibat pada keputusan pelanggaran paten oleh NVIDIA. Sayangnya, pihak Samsung tidak memberikan komentar atas keputusan pengadilan ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…