Tahun 2015 Google Blokir 780 Juta ‘Bad-ads’

Author
Cerira
Reading time:
January 26, 2016
Google-ads1-930x690

Sebagai salah satu mesin pencari internet terbesar saat ini, Google memang menumpukan salah satu pendapatannya dari iklan. Namun tentunya tak semua iklan yang ditampilkan di situsnya tersebut merupakan iklan yang baik. Setiap tahun Google senantiasa melakukan pembersihan terhadap iklan yang muncul di situsnya. Dan untuk tahun 2015 lalu Google berhasil memblokir sebanyak 780 juta iklan-iklan yang tidak baik atau disebut dengan ‘bad-ads’ dimana angka tersebut naik hampir 50% dibanding tahun 2014.

Selain mengumumkan jumlah bad-ads yang berhasil diblokir, Google juga menyebutkan bahwa selama 2015 mereka telah menghentikan 10.000 situs dan 18.000 akun yang menjual barang palsu serta memblokir lebih dari 12,5 juta iklan yang mencoba menjual obat-obatan terlarang. Disebutkan juga bahwa Google memasukkan 30.000 situs penjual produk penurun berat badan ke dalam daftar hitam Google.

Definisi Google untuk bad-ads sendiri merupakan iklan-iklan yang berisi virus, promosi fiktif atau barang haram, serta iklan yang mengganggu yang menutupi konten. Meskipun Google tidak menjelaskan kebijakan tentang iklan apa yang diijinkan dan apa yang tidak, ini tidak menghentikan para marketer atau penipu untuk mencoba menerobos peraturan yang ada.

Setiap tahun perkembangan iklan yang buruk memang terlihat terus meningkat. Pada tahun 2014, Google sudah menonaktifkan lebih dari 524 juta iklan yang buruk dan melarang 214.000 pengiklan. Sedangkan tahun sebelumnya lagi, Google sudah menghapus 350 juta bad ads dan melarang lebih dari 270.000 pengiklan. Untuk aplikasi mobile sendiri, tahun lalu Google menyatakan sudah memblokir sekitar 25.000 aplikasi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…