Review Storage: WD My Book Pro 8TB

Reading time:
February 25, 2016

Hasil Pengujian

Setelah menyimak beberapa paket penjualan dari WD My Book Pro 8TB ini, kini kita beralih ke segmen pengujiannya. Namun sebelum ke bagian utamanya, yaitu performa yang dihasilkan WD My Book Pro, kami akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai fitur dan perangkat penyimpanan yang digunakannya. Dengan menggunakan dua buah hard disk sebagai media penyimpanannya, WD My Book Pro dilengkapi dengan fitur konfigurasi yang terdari tiga mode di antaranya RAID 0, RAID 1 dan JBOD. Ketiga mode konfigurasi tersebut dapat diaktifkan dengan mudah dengan menginstal terlebih dahulu software WD Drive Utilities yang sudah tersedia. Kemudian para pengguna nantinya dapat menentukan pilihan mode konfigurasi mana yang akan dipilih sesuai dengan kebutuhan penggunaannya.

01 02 03

Oleh karena kami tidak memiliki sistem PC Mac, pada pengujian WD My Book Pro ini kami hanya mengujinya melalui interface USB 3.0. Pada saat pertama kami uji dan belum melakukan settingan tertentu, WD My Book Pro ini sudah berada pada konfigurasi default RAID 0. Artinya pada mode RAID 0 ini, pengguna akan memanfaatkan kedua hard disk yang ada di dalamnya sebagai media penyimpanan. Penggunaan RAID 0 juga diklaim agar memberikan ruang penyimpanan yang lebih lapang serta kinerja yang mumpuni.

Namun seperti kita ketahui bahwa mode RAID 0 memiliki kelemahan, bila salah satu hard disk rusak, maka data yang ada pada harddisk satunya lagi akan turut rusak. Bila Anda memiliki data-data penting yang harus dilindungi, lebih disarankan untuk menggunakan mode konfigurasi RAID 1.

Lalu, bagaimana dengan hasil performa yang dimiliki WD My Book Pro 8TB ini? Berikut hasil pengujian kami dengan menggunakan CrystalDisk Mark dan HD Tune.

CrystalDisk Mark RAID 0

CDM-Read-RAID-0 CDM-Write-RAID-0

CrystalDisk Mark RAID 1

CDM-Read-RAID-1 CDM-Write-READ-1

Pada hasil pengujian menggunakan CrystalDisk Mark, kami menguji pada dua konfigurasi, yaitu RAID 0 dan RAID. Hasil performa yang ditunjukkan masing-masing tergolong cukup tinggi data sequential dan Sequntial Q32T4. Berkat penggunaan interface USB 3.0, kemampuan Read dan Write yang dihasilkan dari kedua konfigurasi tersebut cukup tinggi.

HD Tune RAID 0

HD-Tune-Read-RAID-0 HDTune-Write-RAID-0

HD Tune RAID 1

HDTune-Read-RAID-1 HDTune-Write-RAID-1

Pada hasil pengujian berikutnya, yaitu HD Tune, baik dari kedua konfigurasi yang kami uji menunjukan hasil performa yang tidak jauh berbeda.

Tes Transfer File 6GB

Tes-transfer-file-RAID-0
Konfigurasi RAID 0
Tes-transfer-file-RAID-1
Konfigurasi RAID 1

Hasil pengujian tes transfer file menunjukkan bahwa konfigurasi RAID 0 tampil lebih baik, meskipun perbedaan waktu antara kedua konfigurasi tidak terpaut jauh.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…