Review Tablet 2-in-1 Chuwi Hi10 Plus

Reading time:
February 9, 2017

Baterai

Battery Test - Graph R

Kami juga mencoba menguji tablet Hi10 Plus ini dari sisi baterai. Kami melakukan pengujian di kedua sistem operasi, Windows 10 dan Remix OS, dengan skenario video playback 720p. Kami juga melakukan pengujian dengan menjalankan PCMark Work Battery Test di sistem operasi Remix OS.

Hasilnya, tablet 2-in-1 ini bisa bertahan di atas 7 jam di semua tes yang kami lakukan. Untuk sebuah tablet dengan ukuran layar 10.8 inci, daya tahan itu bisa dikatakan cukup baik. Sayangnya, daya tahan ini bisa dikatakan terlalu “pas-pasan” untuk menemani penggunanya selama seharian tanpa harus membawa charger ke mana-mana. Untungnya, charger dari perangkat ini berukuran ringkas, sehingga tidak menyulitkan pengguna membawanya.

Kesimpulan

Chuwi Hi10 Plus - 15

(+)

  • Built quality body baik
  • 2-in-1 dengan harga terjangkau
  • Dual OS, Windows 10 + Remix OS

(+/-)

  • Keyboard nyaman, tetapi touchpad terlalu sensitif. Secara keseluruhan modul keyboard terasa kurang kokoh.
  • Baterai besar, daya tahan cukup baik, tetapi masih kurang untuk penggunaan seharian.
  • Dukungan untuk stylus, tetapi stylus yang disertakan memiliki akurasi rendah, tidak cocok untuk pekerja kreatif

(-)

  • Performa kurang memadai untuk komputasi berat
  • Sulit memindahkan data dari Windows 10 ke Remix OS
  • Cover keyboard sangat mudah kotor karena debu

Chuwi mencoba menawarkan sebuah tablet 2-in-1 dengan harga yang terjangkau melalui Hi10 Plus ini. Keleluasaan penggunaan yang ditawarkan, dengan kemampuan “berubah” antara mode tablet dan mode laptop, tentu saja membuat perangkat ini menjadi opsi yang menarik untuk yang memang mencari sebuah 2-in-1 dengan harga yang terjangkau. Namun, satu hal yang perlu diingat, 2-in-1 ini lebih cocok digunakan untuk menikmati konten dan menjelajah Internet, bukan untuk bekerja.

Hadirnya dua sistem operasi di dalam perangkat ini, Windows 10 dan Remix OS, membuatnya menjadi sebuah perangkat yang sangat fleksibel. Pengguna bisa memanfaatkan kedua sistem operasi itu sesuai kebutuhan dan kebiasaan mereka. Sayangnya, tidak ada opsi transfer data antara kedua sistem operasi itu, sehingga mungkin akan menyulitkan pengguna yang ingin mengakses data yang telah mereka simpan di satu sistem operasi dari sistem operasi lain.

Secara umum, built quality dari Chuwi Hi10 Plus ini bisa dikatakan baik, tidak terkesan sebagai sebuah tablet murah. Hanya saja, hal itu tidak berlaku bagi aksesori tambahan untuk mendukung penggunaan perangkat ini sebagai 2-in-1. Modul keyboard yang menjadi teman perangkat ini terasa terlalu tipis, sehingga mudah melengkung saat digunakan, dengan bahan bagian luar yang sangat mudah kotor oleh debu. Untungnya, keyboard yang ditawarkan masih bisa menghadirkan kenyamanan saat digunakan untuk mengetik.

Bila Anda tengah mencari sebuah 2-in-1 dengan harga terjangkau, yang menawarkan keleluasaan penggunaan, dan bukan untuk kebutuhan pekerjaan berat, Chuwi Hi10 Plus ini bisa jadi pilihan yang menarik. Namun, di luar itu, mungkin tablet ini bukan perangkat yang cocok untuk kebutuhan Anda. Perangkat ini sendiri bisa dijumpai di beberapa toko online di Indonesia, dan dipasarkan di bawah Rp 4 juta.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…