Pemeran Doctor Doom Ingin Marvel Dapatkan Kembali Lisensi Fantastic Four

Reading time:
March 2, 2017
fantastic four 2015

Sejak memulai debutnya di buku komik pada tahun 1961, Fantastic Four bisa dibilang sebagai salah satu tim superhero yang terkenal dari Marvel selain mungkin X-Men atau Avengers. Tapi cukup disayangkan bahwa penggambaran ulang versi layar lebarnya tidak menuai kesuksesan yang sama besarnya seperti yang didapatkan lewat komik.

Fantastic Four yang kembali dibuat ulang di tahun 2015 pun mendapatkan beragam kritik negatif yang membuatnya semakin dipertanyakan jika pihak studio Fox masih tertarik untuk membuat penggarapannya lagi. Aktor pemeran Doctor Doom di Fantastic Four versi 2015, Toby Kebbell, menyatakan keinginannya agar Fantastic Four bisa “dipindahkan” ke setting yang lebih baik.

“Begini, Doom adalah seorang penjahat yang sangat menarik, tetapi mereka (pihak studio) terus-menerus memasukkannya secara paksa di dalam Fantastic Four. Mereka perlu memindahkannya, bertarung dengan Thor dan Iron Man, semuanya itu.”

Kebbell sedikit mempermasalahkan pendekatan Fox terhadap karakterisasi Doctor Doom dan situasi yang dihadapinya. Ia juga berpikir bahwa Doom seharusnya pantas untuk mendapatkan lawan yang sepandan lebih banyak ketimbang sekedar Fantastic Four saja. Harus diakui bahwa Doctor Doom di dalam film layar lebar kurang maksimal untuk bisa mewakili bahwa ia adalah seorang penjahat dengan kekuatan super dan intelegensi tinggi. Namun demikian, karakter Doctor Doom sendiri memang selalu berhubungan lebih sering dengan tim Fantastic Four, sehingga tidak mengherankan jika Fantastic Four kerap berasosiasi dengan Doctor Doom.

Di dalam wawancara yang sama, Kebbell mempertimbangkan soal memainkan kembali peran Doctor Doom jika Marvel lah yang memegang lisensi dari Fantastic Four, sesuatu yang sedikit kurang mirip dengan pernyataan Hugh Jackman tentang perannya sebagai Wolverine yang sudah ia akhiri saat ini bersamaan dengan rilisnya film Logan. Sayangnya, Kevin Feige nampaknya tidak memiliki rencana untuk bekerja sama dengan pihak Fox untuk membuat film kolaborasi superhero apapun, selain kolaborasinya dengan Sony terhadap Spider-Man.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…