Review Acer Aspire E5-476G: Laptop Murah Untuk Gaming & Editing

Reading time:
January 15, 2018

Battery Life

Acer E5 476G Battery
4 GB+HDD

Setting: Windows Power Option – Balanced | Windows Brightness – 1/10 | Speaker Volume – 20 % | Airplane Mode – On (Video Playback) | WiFi On & Bluetooth Off (Web Browsing & YouTube)

Kesimpulan

Core i5 8250U – Hasil memuaskan seperti saat menguji Core i7 8550U di Acer Swift 3 (SF314-52G) kembali kami rasakan di Acer Aspire E5-476G dengan Core i5 8250U. Meskipun hadir dengan rating TDP 15 Watt, Core i5 8250U tidak terasa seperti prosesor hemat daya dari Intel sebelumnya, i5 7200U. Core i5 8250U sukses menampilkan performa luar biasa untuk sebuah prosesor hemat daya, terutama di aplikasi multi-threading, berkat konfigurasi 4-core/8-thread. Hasil pengujian kami menunjukkan adanya lompatan performa komputasi yang signifikan dari Core i5 7200U ke Core i5 8250U yang bahkan dapat mencapai lebih dari 50%. Tidak sampai disitu saja, sejumlah varian prosesor desktop dengan rating TDP berkali lipat lebih tinggi pun sanggup diimbangi performanya seperti Core i5 7300HQ. Memang cukup disayangkan Intel tidak mengungkapkan dengan detail kecepatan kerja Core i5 8250U saat seluruh thread digunakan. Pantauan oleh kami menunjukkan kecepatan kerja berkisar 2,1-2,4 GHz di aplikasi rendering 3D seperti Blender. Terjadi kenaikan sekitar 500 MHz di atas base clock speed.

Acer E5 476G Official

GeForce MX150 – Varian laptop dari graphics card desktop GT 1030 ini tampak sangat cocok dipadukan dengan layar 1366×768 piksel di Acer Aspire E5-476G. Sejumlah game dapat dimainkan di kualitas visual maksimal tanpa perlu takut mengalami gejala ketidaknyamanan akibat tingkat frame rate yang rendah. Akan tetapi, untuk menjadi sistem gaming yang siap menjalankan game masa kini dengan lancar, Acer Aspire E5-476G memerlukan proses upgrade memori/RAM setidaknya ke 8 GB.  Pada konfigurasi bawaan dengan memori/RAM 4 GB Acer Aspire E5-476G sebenarnya sudah mampu memainkan game dengan lancar tetapi terbatas pada game yang meminta kebutuhan memori/RAM 4 GB saja. Saat menjalankan game dengan kebutuhan memori/RAM di atas 4 GB, game menjadi tidak nyaman dimainkan akibat terjadi gejala freeze setiap beberapa waku seperti dapat dilihat di video di bawah ini.

Temperature – Temperatur kerja Core i5 8250U tergolong memuaskan di skenario rendering 3D dengan menggunakan aplikasi Blender. Temperatur prosesor dapat dijaga di kisaran 60-70 °C. Walaupun begitu temperatur yang tergolong tinggi kami temukan pada GeForce MX150 saat menjalankan game 3D yang mencapai kisaran 80-90 °C. Akan tetapi kami tidak menemukan gejala ketidakstabilan meskipun memainkan game di temperatur seperti itu dan game tetap lancar dimainkan.

Overall – Untuk performa yang ditawarkan, Acer Aspire E5-476G memang sangat menggiurkan terlebih dengan harga jual sekitar 7,9 juta rupiah, meskipun belum menyertakan sistem operasi Windows di dalamnya. Dengan konfigurasi bawaan memori/RAM 4 GB dan storage HDD, Acer Aspire E5-476G sebenarnya telah siap untuk digunakan untuk aktivitas harian seperti membuat dokumen/presentasi, menjelajah dunia maya, streaming video 4K, melakukan editing ringan untuk konten gambar/video, dan juga memainkan game. Akan tetapi untuk editing dan gaming yang lebih “serius”, kami sarankan untuk meng-upgrade kapasitas memori/RAM setidaknya menjadi 8 GB. Penggunaan SSD di Acer Aspire E5-476G untuk sistem operasi juga sangat kami sarankan mengingat ia dapat membuat sistem menjadi lebih responsif sekaligus membuat proses loading aplikasi editing dan game menjadi lebih cepat. Untunglah laptop ini memberikan kemudahan untuk melakukan upgrade memori/RAM dan storage cukup dengan membuka satu penutup. Proses upgrade pun dapat dilakukan sendiri tanpa merusak garansi tetapi tentu saja komponen yang kita tambahkan sendiri tidak masuk dalam garansi dari pihak Acer Indonesia.

Kelebihan

(+) Harga tergolong murah untuk performa yang ditawarkan

(+) Performa komputasi multi-thread memuaskan dengan Core i5 8250U

(+) Performa gaming luar biasa dengan GeForce MX150 di resolusi native E5-476G

(+) Temperatur kerja prosesor rendah di skenario rendering 3D

(+) Dukungan kapasitas memori/RAM hingga 32 GB

(+) Slot M.2 yang mendukung SSD NVMe PCIe 3.0

(+) HDMI dan D-Sub

(+) 2X USB 3.1 Gen 1

(+) Wi-Fi ac

(+) Bluetooth V4.2

(+) Irit daya listrik

(+) Daya tahan baterai panjang

(+) Mudah mengakses komponen memori/RAM dan storage untuk upgrade atau penggantian

Kekurangan

(-) Komponen prosesor dan graphics card tepat berada di bawah keyboard

(-) Temperatur kerja graphics card tinggi meskipun tidak mengalami gejala ketidakstabilan

(-) Kapasitas memori/RAM bawaan tergolong kecil untuk sistem operasi dan aplikasi masa kini

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

May 5, 2026 - 0

Call of Duty Berikutnya Resmi Tak Masuk Console Generasi Lawas

Setelah lebih dari satu dekade bertahan, Activision akhirnya putuskan seri…
May 5, 2026 - 0

Take-Two Tegaskan Alasan GTA 6 Rilis di Console Terlebih Dahulu

Pimpinan Take-Two Tegaskan keputusan Rockstar merilis GTA 6 lebih dulu…
May 5, 2026 - 0

Control Tembus Milestone Penjualan 6 Juta Copy

Remedy Entertainment umumkan pencapaian Control terjual lebih dari 6 juta…
May 5, 2026 - 0

LEGO Resmi Umumkan Seri Console Set SEGA Genesis

LEGO resmi memperkenalkan set console retro SEGA Genesis, dengan harga…