Review Acer Aspire E5-476G: Laptop Murah Untuk Gaming & Editing

Reading time:
January 15, 2018

Laptop Acer Aspire E5-476G tengah menjadi perbincangan hangat belakangan ini. Tentu hal tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Dengan harga jual sekitar 7,9 juta rupiah (Core i5+MX150) atau hanya memiliki selisih tidak sampai satu juta rupiah dibandingkan pendahulunya, E5-475G (Core i5+940MX), Acer Aspire E5-476G mampu menawarkan performa komputasi prosesor dan graphics card setidaknya 50% lebih kencang dibandingkan seri pendahulunya. Sebuah penawaran yang menggiurkan bukan?!

Tentu saja kunci dibalik lompatan performa yang begitu jauh tersebut adalah digunakannya prosesor Core i5 8th Gen U Series yang menawarkan jumlah core prosesor DUA KALI LIPAT pendahulunya. Tidak hanya itu, graphics card yang digunakan pun telah mengadopsi arsitektur GPU Pascal seperti ditemukan pada lini GeForce GTX/GT 10 Series. Menariknya, dengan spesifikasi prosesor dan graphics card seperti itu, Acer Aspire E5-476G memiliki potensi menjadi sistem untuk ativitas editing atau gaming dengan game AAA masa kini, dengan meng-upgrade memori/RAM dan storage bawaan.

Mari kita lihat lebih jauh seperti apakah performa Acer Aspire E5-476G di pengujian kami dan seperti apakah potensinya saat telah di upgrade.

Spesifikasi

Acer Aspire E5-476G (Rp. 7.999.000,-)
ProcessorIntel Core i5 8250U (Base 1,6 GHz/Turbo Boost 3,4 GHz)
MotherboardIntel Kaby Lake-U + iHDCP 2.2 Premium PCH
Memory4 GB (1x 4 GB) DDR4 @2400 MHz (Single Channel)
GraphicsIGP: Intel UHD Graphics 620
Discrete: GeForce MX150 2 GB GDDR5
Display14 inch @1366 x 768 pixels @60 Hz
Storage1 TB HDD 5400 RPM SATA III 6 Gbps
Wireless802.11a/b/g/n/ac & Bluetooth V4.2 (by Intel Dual Band Wireless-AC 3168)
USB 2.0/1.11
USB 3.0/2.0(Type-A Connector)
USB 3.10
eSATA/USB 3.0 Combo0
Display Port0
HDMI1
DVI0
D-Sub1
Ethernet/RJ451 (by RealTek RTL8168/8111)
Audio In/OutHeadphone Microphone Combo Jack
Optical DriveDVD Writer
Battery40 Wh
Operating SystemTested On Windows 10 Creator Update
Dimensions (mm)343 x 248 x 30 (Width x Depth x Height)
Weight (grams)1986 (Notebook) 
323 (Charger)
Acer Aspire E5-476G diotaki oleh prosesor Intel Core i5 8250U. Berbeda dengan prosesor Core i 8th Gen desktop yang telah menggunakan arsitektur CPU Coffee Lake, prosesor Core i 8th Gen U Series laptop masih menggunakan arsitektur CPU Kaby Lake atau lebih tepatnya Kaby Lake-R/Kaby Lake Refresh. Peningkatan signifikan yang sekaligus menjadi daya tarik prosesor Intel Core i 8th Gen U Series adalah penggunaan konfigurasi empat core/quad core. Sebelumnya, hingga Core i 7th Gen, prosesor Intel U Series selalu menggunakan konfigurasi dua core/dual core. Istimewanya lagi, prosesor Core i 8th Gen U Series tetap dilengkapi teknologi Hyper-Threading sehingga siap menangani delapan proses komputasi sekaligus. Meningkatnya jumlah core prosesor pun memberikan efek lain pada meningkatnya jumlah cache prosesor dari 3 MB ke 6 MB pada lini Core i5.
Seperti prosesor Intel U Series generasi sebelumnya, rating TDP (Thermal Design Power) seluruh varian prosesor Core i 8th Gen U Series tetap dipertahankan di angka 15 Watt. Tentu langkah tersebut memiliki konsekuensi terlebih jumlah core prosesor meningkat dari dua ke empat. Pada Core i 8th Gen U Series, nilai base clock speed dipatok lebih rendah dibandingkan Core i 7th Gen U Series. Walaupun begitu nilai Turbo Boost clock speed tetap dipertahankan di tingkat yang sama atau lebih tinggi. Core i5 8250U sendiri memiliki nilai base clock speed 1,6 GHz dan dapat naik lebih tinggi hingga 3,4 GHz berkat teknologi Turbo Boost 2.0 di skenario komputasi single core.
Acer memadukan prosesor Core i5 8250U dengan motherboard soket FCBGA1356 berbasiskan chipset Intel Kaby Lake-U + iHDCP 2.2 Premium PCH.
Acer Aspire E5-476G dilengkapi memori/RAM tipe DDR4 (1,2 Volt) dengan kapasitas 4 GB pada kecepatan 2400 MHz. Tentu saja konfigurasi memori/RAM yang digunakan adalah single channel mengingat kapasitas paling kecil satu keping memori/RAM DDR4 adalah sebesar 4 GB.
[toggles class=”yourcustomclass”]
[toggle title=”NVIDIA MX150 2 GB GDDR5″ class=”in”][/toggle]
[toggle title=”Intel UHD Graphics 620″][/toggle]
[/toggles]
Acer Aspire E5-476G dilengkapi dua komponen pengolah grafis yaitu GeForce MX150 dan Intel UHD Graphics 620. Laptop ini dilengkapi teknologi NVIDIA Optimus sehingga IGP dan graphics card discrete dapat diaktifkan secara bergantian. IGP akan aktif dalam kondisi idle atau saat di lingkungan desktop Windows sementara graphics card discrete baru akan aktif saat game atau aplikasi yang membutuhkan dijalankan. Kemampuan seperti ini memiliki tujuan untuk menghemat penggunaan tenaga listrik terlebih saat menggunakan baterai.
GeForce MX150 sendiri diotaki GPU GP108 dengan basis arsitektur Pascal seperti varian GeForce GTX 10 Series lainnya. GeForce MX150 sendiri tampaknya diposisikan sebagai penerus sekaligus pengganti GT 940MX. Spesifikasi GPU GP108 sendiri terdiri atas 384 CUDA Cores32 Texture Units, dan 16 ROP Unit atau sama seperti spesifikasi GPU GT 940MX. GPU memiliki nilai base clock 1469 MHz dan dapat naik lebih tinggi lagi hingga 1532 MHz berkat teknologi GPU Boost 3.0. Pengujian kami di Acer Aspire E5-476G sendiri mencatatkan nilai clock GPU Boost 3.0 dapat mencapai angka 1670 MHz. GPU GP108 tersebut dipadukan dengan VRAM tipe GDDR5 di kecepatan 6008 MHz melalui memory bus 64-bit. Sementara Intel UHD Graphics 620 masih berbasiskan arsitektur arsitektur GPU Processor Graphics Gen 9 LP (Generation 9 Low Power), sama seperti HD Graphics 620.
GeForce MX150 sendiri dapat dikatakan sebagai versi laptop dari graphics card desktop GeForce GT 1030. Kedua graphics card ini sama-sama menggunakan chip GPU GP108 yang dipadukan dengan VRAM GDDR5 sebesar 2 GB. Hasil pengujian 3DMark Fire Strike di atas menunjukkan performa GeForce MX150 dengan prosesor Core i7 8550U nyaris mendekati GeForce GT 1030. Hasil GeForce GT 1030 memang tampak sedikit lebih unggul dibandingkan GeForce MX150 mengingat ia diuji di platform desktop dengan prosesor Ryzen 3 1200 yang dikombinasikan dengan memori/RAM DDR4 2x 4 GB 2133 MHz.
Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

January 14, 2021 - 0

Demo Game Indonesia – BIWAR: The Legend of Dragon Slayer Kini Tersedia!

Menjadi salah satu game racikan lokal yang cukup diantisipasi, banyak…
January 14, 2021 - 0

CD Projekt Red Minta Maaf Secara Terbuka Terkait Cyberpunk 2077

Berangkat dari salah satu game yang paling diantisipasi di tahun…
January 14, 2021 - 0

Hogwarts Legacy Ditunda ke 2022

Sebuah teaser pendek yang bocor ke internet berujung melahirkan rasa…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…