Hands-On Review Monitor: ASUS ROG STRIX XG35VQ

Reading time:
November 14, 2018

Kesimpulan

ASUS ROG Strix XG35VQ mengingatkan kami akan monitor gaming milik ASUS lainnya yang sempat kami ulas, yaitu ASUS ROG SWIFT PG348Q. Monitor ini bisa dikatakan sebagai “versi murah” dari ASUS ROG SWIFT PG348Q, namun tetap sanggup memberikan pengalaman bermain game yang luar biasa karena memiliki ukuran yang lebar pula serta aspect ratio 21:9. Layarnya yang mengusung desain melengkung tidak hanya memberikan ruang gerak lebih lega saat berada di lingkungan system operasi, namun juga memberikan sudut pandang yang lebih luas ketika digunakan bermain game.

IMG 7894

Penggunaan panel VA yang didukung dengan resolusi tinggi yang dipadukan refresh rate 100 Hz cukup membuat mata kami langsung jatuh hati pada pandangan pertama dengan monitor LCD ini. Kualitas reproduksi warna monitor LCD ini pun cukup baik dan membuat mata kami tidak cepat lelah untuk terus memandanginya. Sementara itu fitur FreeSync membuat pengalaman bermain game menjadi lebih sempurna dengan hilangnya gejala image tearing, stuttering, dan input lag. Tingkat refresh rate 100 Hz juga membuat game mampu berlari hingga 100 fps walaupun fitur FreeSync dalam keadaan aktif. Tingkat response time 4 ms secara deafult dan bisa dipercepat hingga 1 ms MPRT (Moving Picture Response Time). Dengan begitu, ASUS ROG STRIX XG35VQ siap menampilkan adegan cepat dengan sempurna tanpa gejala image ghosting.

ASUS ROG STRIX XG35VQ juga datang dengan sejumlah color preset sehingga tampilan pada monitor dapat disesuaikan dengan skenario penggunaan seperti menonton film, membaca, bermain game, atau lainnya. Pilihan pengaturan pada menu internal ASUS ROG STRIX XG35VQ pun tergolong lengkap sehingga kemampuan LCD monitor ini dapat dioptimalkan lebih jauh lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan satu tombol joystick juga membuat navigasi menu menjadi sangat menyenangkan dibandingkan mengandalkan tombol konvensional.

ASUS ROG STRIX XG35VQ pun tidak luput untuk menyediakan kemudahan dalam pengaturan posisi ketinggian dan sudut kemiringan baik secara horizontal atau vertikal. Kaki penyangga monitor juga dibuat dari bahan logam juga membuat ASUS ROG STRIX XG35VQ begitu kokoh berdiri dan tidak mudah bergeser dari tempatnya saat melakukan pengaturan posisi atau tersenggol. Selain ornamen proyeksi logo ASUS ROG yang ada di bawah kaki penyangga, monitor ini juga turut dihiasin dengan lampu RGB di belakang monitor yang tentunya menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi mereka yang menyukai fitur lampu RGB.

Semua keunggulan ASUS ROG STRIX XG35VQ dapat Anda nikmati dengan menebusnya dengan mengeluarkan anggaran sekitar 16,6 juta rupiah dengan masa garansi 3 tahun. Harganya mungkin tergolong tinggi tetapi kami rasa cukup sepadan dengan apa yang ditawarkan, dan harga yang ditawarkan jauh lebih murah ketimbang ASUS ROG SWIFT PG348Q.

 

Kelebihan

(+) Panel VA

(+) Permukaan melengkung membuat mata tidak cepat lelah

(+) 100% sRGB

(+) Ultra widescreen 21:9

(+) Resolusi gambar “super besar”, 3440 x 1440 piksel

(+) Dukungan refresh rate hingga 100 Hz

(+) AMD FREESYNC

(+) Display Port 1.2 dan 2x HDMI

(+) Dua port USB 3.0

(+) Menu OSD tergolong mudah dimengerti

(+) Tombol joystick memudahkan pengoperasioan menu OSD

(+) Permukaan layar tidak memantulkan bayangan

(+) Headphone jack

(+) LED RGB

(+) Frame rate counter

(+) LIGHT IN MOTION

(+) Kaki penyangga dari bahan logam membuat kokoh berdiri

(+) Kemudahan pengaturan posisi

 

Kekurangan

(-) Harga tergolong tinggi tetapi cukup wajar untuk kemampuan yang ditawarkan

(-) Besar dan berat

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…