Review AMD Radeon RX 5600 XT : SAPPHIRE PULSE RX 5600 XT 6G GDDR6

Reading time:
January 21, 2020

Suhu, Konsumsi Daya, Power Efficiency

 

Temperature & Hot Spot (‘Junction Temperature’)

Pengukuran temperature secara ‘tradisional’ umumnya dilakukan dengan membaca sebuah sensor yang diletakkan pada chip / package, dan kadang pembacaan suhu bisa bergantung pada posisi penempatan sensor ini. Jika posisi sensor agak jauh dari area panas dari chip-nya, akan sangat mungkin untuk melihat suhu yang lebih rendah dari seharusnya (misal: sensor di pinggir chip bisa saja membaca suhu 80C, namun suhu terpanas pada bagian tengah chip aslinya sudah mencapai 100C atau lebih).

Saat melakukan testing, umumnya produsen chip akan meng-kalibrasi pembacaan suhu chip mereka untuk menetapkan suhu maksimal yang diizinkan, sebelum chip mengalami thermal throttling. Sejak penggunaan fabrikasi 7nm, AMD menampilkan nilai suhu terpanas ini dengan sebutan ‘Hot Spot‘ atau ‘Junction Temperature’.

Pada GPU modern yang umumnya mengubah clockspeed dan voltage secara dinamis berdasarkan berbagai hal termasuk temperatur, AMD mengklaim bahwa dengan pembacaan suhu lebih presisi lewat ‘Hot Spot’ ini mengizinkan mereka untuk menerapkan aturan clockspeed/voltage yang lebih aggresive‘memeras’ semua kemampuan dari GPU yang mereka punya untuk dioperasikan pada batas thermal maksimalnya, sembari masih menjaga reliability GPU tersebut sesuai dengan limit yang ditetapkan AMD.

Berikut ini pembacaan suhu GPU di RX 5600 XT, berdasarkan monitoring dari HWINFO :

24 TEMP

 

Fan Speed vs Hot Spot

24 TEMPvsFAN

 

 

Konsumsi Daya – Total System Power (3DMark Fire Strike – GT1)

25 POWER 3DMARK

 

Konsumsi Daya – Total System Power (Shadow Of The Tomb Raider DX12)

25 POWER GAME

Power Efficiency (FPS per Total System Power)

25 POWER EFF GAME ed

 

 

Kesimpulan – Sementara

Berikut performance summary dari pengujian Radeon RX 5600 XT :

 

5600XT 13 Summary1 5600XT 13 Summary2

 

Bisa dilihat bahwa Radeon 5600 XT nampak sukses mengungguli GeForce RTX 2060 pada performa rata-rata, walaupun perbedaan ini cukup tipis.

 

Factory Overclocking : Tinggi 

Cukup jelas terlihat juga bahwa perbedaan mode 150W 12Gbps (AMD reference spec) vs mode 160W 14Gbps (Sapphire factory overclocked) memberikan beda lumayan sekitar 8%, dan perbedaan inilah yang mengakibatkan performa RX 5600XT bisa melewati RTX 2060, dan hanya berbeda tipis ke RX 5700.

Lalu, karena memory bus pada 5600 XT hanya 192-bit, mengubah kecepatan 12 Gbps menjadi 14 Gbps akan mudah sekali menambah performa. Namun demikian, kami tidak tahu apakah misalnya ada vendor yang menggunakan chip RAM 12 Gbps, nantinya bisa dengan mudah mendapat kecepatan 14 Gbps seperti yang dipakai Sapphire ini.

Seperti yang kami sebut sebelumnya, factory overclocking pada GPU ini termasuk besar, baik dari GPU maupun juga memory. Kami berharap bahwa Sapphire sudah mem-validasikan parts ini pada kecepatan tinggi karena spesifikasi di website menyatakan demikian, dan dengan ini kecepatan tinggi tersebut akan di-cover dalam warranty.

Walaupun demikian, saat melihat berbagai Graphics Card 5600XT lain mendapat tingkat overclock serupa, kami penasaran apakah AMD sedikit terlalu ‘rendah’ memberikan spesifikasi awal-nya, dan akhirnya ‘headroom’ ini pada menit-menit terakhir peluncuran dimanfaatkan untuk melewati performa RTX 2060.

(Sayangnya, factory overclocking yang cukup tinggi ini membuat kami kehilangan headroom ekstra).

 

Temperature 

Suhu ‘hot spot’ dari RX 5600 XT nampak masih terjaga wajar dalam keadaan BIOS pre-overclocked 160W sekalipun. Perbedaan suhu ‘normal’ dan ‘hot spot’ yang tidak terlalu jauh juga mengindikasikan bahwa power density dari RX 5600 XT masih masuk akal, karena chip GPU-nya diset pada kisaran Voltage/Frequency yang rendah.

(Untuk pembanding, suhu Hot Spot dari RX 5700 XT reference Card bisa mencapai 100 C atau lebih, dengan perbedaan suhu ‘normal’ dengan hot spot mencapai 15 C atau lebih)

Cooling & Fan

Pada keadaan default, Sapphire Pulse mengoperasikan fan mereka pada RPM kecil (di bawah 1300 RPM), untuk menjaga tingkat kebisingan rendah, ini pun nampak sudah cukup untuk menjaga suhu wajar.

Ketika kita membuat fan fixed ke 39% pada Radeon Software Tuning, atau sekitar 1700 RPM-an, suhu GPU bisa turun drastis. Bahkan dalam keadaan overclocked sekalipun, fan 1700 RPM ini dapat menjaga suhu GPU pada 71 C. Fan 1700 RPM ini masih relatif sunyi untuk dioperasikan sehari-hari.

Power & Power Efficiency

Konsumsi daya overall termasuk baik di kelasnya, sedikit lebih rendah dari RTX 2060 untuk performa yang mirip, dan pada Game SOTTR di 1080p, FPS per Watt dari RX 5600 XT unggul dari RTX 2060

Yang mengejutkan, overclocking dengan setting 1820Mhz @ 1006 mV ini tidak menggeser power efficiency, berarti performa yang diberikan sesuai dengan naiknya konsumsi daya.

 

Harga RX 5600XT : Kompetitif

Kami baru saja mendapat update dari AMD Indonesia, bahwa Sapphire Pulse RX 5600XT ini akan dijual dengan harga 4.7 Juta Rupiah. Termasuk kompetitif mengingat rata-rata RX 5700 dan RTX 2060 masih ada di atas 5 juta Rupiah saat tulisan ini dibuat.

AMD menambahkan pernyataan bahwa hadirnya RX 5600XT tidak akan membuat mereka ‘menghilangkan’ RX 5700. Radeon RX 5700 akan tetap dijual sebagai kartu grafis yang memiliki performa memadai untuk Gaming di 1440p, karena RX 5700 memiliki keunggulan pada memory bandwidth overall berkat 256-bit bus dan ukuran memory 8 GB.

Lalu, NVIDIA sendiri nampak sudah bersiap dengan kehadiran RX 5600XT, dan mengurangi harga RTX 2060 mereka ke kisaran 299 USD(turun dari sekitar 349 USD), walaupun kami belum mengetahui kapan penyesuaian harga ini akan diterapkan di Indonesia.

10 NvidiaRTX2060 FE Price
Harga baru GeForce RTX 2060

 

Turun-nya harga RTX 2060 ke kelas sub-300 USD pastinya membuat kartu grafis kelas bawahnya untuk terpengaruh, dan dengan ini GeForce GTX 1660 Ti pada kelas 279 USD terlihat kurang worth it, apalagi pada kelas 229 USD ada GTX 1660 SUPER yang hanya memiliki perbedaan performa sekitar 5%-an ke GTX 1660 Ti.  Sejauh ini, rasio price vs performance dari GPU GTX 1660 SUPER terlihat ‘aman’ pada kelas harganya.

 

 

9 PULSE

 

 

Baca Juga:

Analisis : Radeon RX 5600XT dengan CPU Mainstream (Ryzen 5 2600)

RadeonRX5600XT onRyzen5 2600ss

 

Hands-on Opsi Tuning pada Radeon Software Adrenalin 2020

RSA2020 logos
Load Comments

Gadget

June 16, 2021 - 0

Review Tecno Spark 7 Pro: Murah dan Kencang di Harga Rp 1,8 Jutaan

TECNO Mobile, kami sadar kalau dalam beberapa bulan terakhir ini,…
June 9, 2021 - 0

Video Long Term Review Xiaomi Mi 11: Smartphone Xiaomi Terbaik

Awal tahun 2021, Xiaomi akhirnya mengumumkan perangkat Xiaomi Mi 11…
June 5, 2021 - 0

Jawab 30+ Pertanyaan Seputar Poco X3 Pro

Poco telah memperkenalkan Poco X3 Pro di pasar Indonesia sebagai…
June 5, 2021 - 0

Video Review Poco F3: Smartphone PremiumTermurah dan Kencang!

Poco F3 Sudah mulai dijual resmi di Indonesia. Berawal dari…

Laptop

September 6, 2021 - 0

Review Acer Nitro 5 (AN515-57): Super Kencang, Dingin dan Ada Thunderbolt

Uji Performa Profil performa Laptop dapat diatur melalui Software Nitro…
September 1, 2021 - 0

Review Lenovo ThinkPad X1 Nano: Mungil, Ringan, Kencang, Lengkap dan Keren!

Baterai Laptop ini memiliki baterai berapasitas 48 Wh. Seperti biasa,…
August 30, 2021 - 0

Cara Maksimalkan Produktivitas di Laptop Huawei dan Ekosistemnya

Dari segi spesifikasi Hardware, Laptop Huawei memang tidak banyak berbeda…
August 27, 2021 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus M16 (GU603): Tipis, Ringan, Kencang Parah!

Harga, Garansi dan Paket Penjualan Untuk ASUS ROG Zephyrus M16…

Gaming

September 17, 2021 - 0

Yamauchi: Bagian Always-Online Gran Turismo 7 Untuk Mencegah Cheating

Menawarkan sebuah game dengan mode single-player dan multiplayer di dalam…
September 17, 2021 - 0

China Ingin Kurangi Karakter Pria Feminin di Video Game

Ketatnya regulasi yang dilemparkan pemerintah China untuk video game memang…
September 17, 2021 - 0

PS5 Baru dengan Heatsink Lebih Kecil Dipastikan Tidak Lebih Panas

Mengejutkan dan mengkhawatirkan adalah reaksi yang mendominasi diskusi soal versi…
September 16, 2021 - 0

wipEout Tuju Mobile

Hampir semua gamer pencinta racing super cepat dengan tema futuristik…