Update Driver Adreno Bikin Performa Snapdragon X2 Elite Turun hingga 87%
Update driver GPU biasanya diharapkan bisa meningkatkan performa dan memperbaiki masalah kompatibilitas. Namun, pengguna laptop dengan Snapdragon X2 Elite justru melaporkan hal sebaliknya setelah memasang driver Adreno terbaru versi 32.0.181.0.
Dua pengguna melaporkan penurunan performa cukup parah pada pekerjaan berbeda. Satu mengalami rendering Adobe Premiere Pro yang jauh lebih lambat, sementara lainnya mendapati kecepatan menjalankan AI secara lokal turun hingga 87 persen.
Laporan pertama datang dari pengguna ASUS Zenbook A16. Ia mengklaim proses rendering video 1080p berdurasi 7 menit yang biasanya selesai dalam 1 menit 40 detik kini membutuhkan waktu sekitar 10 menit.
Dengan kata lain, proses rendering menjadi sekitar enam kali lebih lama setelah update driver.
Performa AI Lokal Turun hingga 87 Persen
Masalah yang lebih terukur ditemukan pada Microsoft Surface Laptop 8th Edition dengan Snapdragon X2 Elite dan GPU Adreno X2-85.
Pengguna menguji beberapa model AI Qwen3 melalui llama.cpp menggunakan backend OpenCL. Hasilnya, kecepatan generasi teks turun drastis setelah berpindah dari driver 32.0.172.2 ke versi 32.0.181.0.

Qwen3-0.6B misalnya, turun dari 98,1 menjadi 12,8 token per detik. Sementara Qwen3-4B turun dari 29,5 menjadi 9 token per detik, dan Qwen3-Coder-30B-A3B-Instruct dari 26,8 menjadi 5,9 token per detik.
Baca Juga: Pindah Taskbar Windows 11 Tak Segampang Dulu, Ini Penjelasan Microsoft • Jagat Review
Menariknya, masalah ini tampaknya tidak memengaruhi seluruh kemampuan pemrosesan. Pengujian AI menggunakan CPU dan NPU relatif stabil. Pengujian GPU melalui WebGPU juga tidak menunjukkan penurunan berarti.
Pengguna tersebut bahkan mencoba kembali ke driver lama dan memasang ulang driver terbaru. Penurunan performa muncul dan hilang mengikuti versi driver yang digunakan.
Untuk sementara, pengguna Snapdragon X2 Elite yang mengandalkan Premiere Pro atau AI lokal berbasis OpenCL disarankan menunda update ke versi 32.0.181.0 sampai Qualcomm memberikan perbaikan.
Perlu dicatat, laporan ini masih berasal dari pengujian pengguna dan belum menjadi hasil investigasi resmi Qualcomm.














