NVIDIA Tawarkan Bundle Death Stranding PC dengan GeForce RTX, Hadirkan Teknologi DLSS 2.0 untuk Gameplay 4K60

Reading time:
July 24, 2020

Tanggal 14 Juli 2020 lalu, game Death Stranding resmi rilis untuk platform PC. Game besutan Hideo Kojima dan KOJIMA PRODUCTIONS ini menghadirkan visualisasi menawan khas Decima Engine bagi Gamer PC, memberikan fitur eksklusif untuk membawa kualitas visual Death Stranding ke tingkat selanjutnya dengan dukungan resolusi Ultra HD 4K, Ultra-Wide Monitor, serta framerate tinggi (60+ FPS up to 240 FPS).

NVIDIA, 505 Games dan KOJIMA PRODUCTIONS bekerjasama untuk membawakan pengalaman bermain maksimal, memastikan Death Stranding versi PC menjadi versi terbaik yang bisa dinikmati para gamer.

NVIDIA secara spesifik menghadirkan fitur DLSS 2.0 pada Death Stranding versi PC, membuat para pengguna kartu grafis GeForce RTX bisa menikmati gameplay dan kualitas gambar maksimal. Dengan DLSS pada mode Performance, kartu grafis kelas menengah seperti GeForce RTX 2060 masih bisa mendapatkan lebih dari 60 FPS di setting 4K pada Death Stranding.

 

Apa Itu DLSS ?

DLSS (Deep Learning Super Sampling) adalah proses rekonstruksi gambar dengan AI / Deep Learning.

Melalui proses yang kompleks melibatkan Deep Learning Neural Network dan juga NVIDIA DGX Saturn V Supercomputer, NVIDIA membuat sebuah AI Model yang ‘belajar’ untuk menghasilkan sebuah gambar resolusi tinggi dari sebuah gambar resolusi rendah. Hasil akhir dari proses ‘belajar’ ini adalah NVIDIA NGX library yang diintegrasikan pada NVIDIA Game Ready Driver, siap menjalankan proses DLSS pada game yang mendukung.

Kalkulasi DLSS ini dikerjakan pada setiap frame pada game, dan membutuhkan sebuah dedicated processing unit bernama ‘Tensor Core’ yang dapat mengeksekusi berbagai perhitungan AI dengan sangat efisien.

Oleh sebab itu, karena hanya GeForce RTX yang memiliki Tensor Core, fitur DLSS hanya bisa diaktifkan pada GeForce RTX.

 

Dengan DLSS, gambar resolusi rendah pada game diproses sehingga menghasilkan gambar dengan kualitas serupa resolusi native, namun performa GPU dijaga tetap tinggi.

Ya, DLSS akan memberikan kualitas gambar lebih baik, dengan framerate lebih tinggi !

 

 

DLSS 2.0 : Lebih Tajam, Lebih Kencang

Seiring dengan perkembangan teknologi seputar AI, DLSS sekarang sudah mencapai versi 2.0, dimana ada peningkatan signifikan dari segi performa dan kualitas gambar. Sekarang juga pengguna juga memiliki pilihan resolusi internal DLSS lewat mode preset ‘PERFORMANCE’ atau ‘QUALITY’.

Pengguna bisa memilih DLSS Mode PERFORMANCE dengan fokus pada framerate tinggi, atau DLSS mode QUALITY yang fokus pada kualitas gambar.

Sebagai gambaran DLSS Mode Performance dapat mengizinkan 4X ‘upscale’ dari resolusi 1080p internal untuk mencapai kualitas gambar setara resolusi 4K.

Death Stranding versi PC hadir dengan DLSS 2.0 untuk kualitas visual maksimal bagi pengguna GeForce RTX.

 

Performa GeForce RTX di Death Stranding PC – 1440p / 4K

Berikut contoh performa berbagai GeForce RTX pada Death Stranding : 

1440p (2560×1440)

 

 

4K (3840×2160)

 

Pada resolusi kelas enthusiast seperti 1440p dan 4K, pengguna GeForce RTX dapat merasakan ekstra performa dari DLSS 2.0. Peningkatan performa dari DLSS 2.0 tidak main-main, pada resolusi 4K, DLSS PERFORMANCE memberikan framerate 1.7x hingga 1.9x lebih tinggi dari resolusi native.

Untuk melihat bagaimana game ini optimal saat berjalan dengan GeForce RTX, GPU RTX paling ekonomis saat ini yakni GeForce RTX 2060 masih bisa menjalankan Death Stranding pada 60 FPS+ di resolusi 1440p Native, atau setting 4K dengan DLSS PERFORMANCE.

 

 

Bundle Death Stranding dan GeForce RTX : Hingga 29 Juli 2020

Untuk waktu terbatas, dapatkan Death Stranding untuk PC GRATIS dengan pembelian kartu grafis desktop atau laptop GeForce RTX 20-series yang memenuhi syarat.

Keterangan seputar Bundle dapat ditemukan pada:

https://www.nvidia.com/id-id/geforce/campaigns/death-stranding-bundle/

 

Load Comments

Gadget

November 14, 2020 - 0

Review Infinix Note 8: Murah, Kencang, Besar dan Lengkap

Infinix belakangan ini cukup gencar meluncurkan produk terbaru mereka. Setelah…
November 12, 2020 - 0

[Video] Jawab 25 Pertanyaan Soal Black Shark 3

Setelah sebelumnya kami telah mereview produk Black Shark 3,  dan…
November 12, 2020 - 0

“Mending Rakit PC” Desktop, Pakai Tablet?

Memiliki laptop di rumah mungkin sudah menjadi lumrah bagi sebagian…
November 10, 2020 - 0

Review Realme Narzo 20 Pro: Gaming Kencang, Harga Rp 3 Jutaan

realme kembali merilis seri Narzo terbaru yaitu Narzo 20 dan…

Laptop

November 14, 2020 - 0

Review Infinix Note 8: Murah, Kencang, Besar dan Lengkap

Infinix belakangan ini cukup gencar meluncurkan produk terbaru mereka. Setelah…
November 12, 2020 - 0

[Video] Jawab 25 Pertanyaan Soal Black Shark 3

Setelah sebelumnya kami telah mereview produk Black Shark 3,  dan…
November 12, 2020 - 0

“Mending Rakit PC” Desktop, Pakai Tablet?

Memiliki laptop di rumah mungkin sudah menjadi lumrah bagi sebagian…
November 10, 2020 - 0

Review Realme Narzo 20 Pro: Gaming Kencang, Harga Rp 3 Jutaan

realme kembali merilis seri Narzo terbaru yaitu Narzo 20 dan…

Gaming

November 24, 2020 - 0

Cyberpunk 2077 Hadirkan Opsi  Sensor Ketelanjangan

Sebuah apresiasi memang pantas diarahkan kepada developer-developer yang atas nama…
November 24, 2020 - 0

Biaya Denuvo Bocor, Sekitar 2,3 Miliar Rupiah per Tahun!

Anda yang sempat mengikuti berita terkait kasus Ransomware yang menyerang…
November 23, 2020 - 0

Chrysler Building Tak Hadir di Spider-Man: Miles Morales Karena Copyright

Copyright? Berapa sering Anda mendengar kata yang satu ini? The…
November 23, 2020 - 0

Emulator Nintendo Switch – Yuzu Unjuk Progress

Patreon sepertinya adalah salah satu “hal terbaik” yang pernah terjadi…