Review ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080: Makin Kencang!

Author
Irham
Reading time:
October 13, 2020

Di review kali ini, kami akan membahas mengenai produk ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080 . Ini merupakan versi custom dari Nvidia GeForce RTX 3080 yang dihadirkan oleh ASUS.

Review ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080

Tentunya ASUS memberikan beberapa diferensiasi pada kartu grafis customnya yang satu ini. Baik dari sisi spesifikasi perfroma maupun desain dan fitur-fitur yang ditampilkan. Seperti apa ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080 ini secara keseluruhan, langsung saja simak review lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Review ASUS VivoBook 14 A409JP: Murah dengan Core i5 dan GeForce MX330

Desain dan Spesifikasi

Desain dari ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080 terlihat lebih nyentrik dibandingkan dengan versi standar Nvidia. Mulai dari ukuran, Fan, hingga eksterior lampu RGB.

ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080 memiliki Cooler yang besar dan panjang, yang ukurannya lebih panjang dari komponen utama. ASUS menyebut ukurannya mencakup 2.7 Slot.

ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080 ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080

Terdapat 3-Fan Massive Cooler yaitu (Axial-Tech Fan + Dual Fan Ball Bearings). Fan bagian  tengah berputar dengan arah beda, diklaim mengurangi turbulence. Selain itu terdapat pula fitur Fan-stop, dimana Fan akan berhenti saat GPU masuk ke mode idle dengan suhu rendah, dan baru akan mulai menyala kembali di 55 °C.

Untuk interfacenya, terdapat beberapa port konektor diantaranya 2x HDMI 2.1, dan 3x DP  1.4a. Menariknya, terdapat switch dimana pengguna bisa mengatur mode pada GPU, yaitu Performance Mode atau Quiet Mode.

ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080 ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080

Bagi yang ingin mengontrol (sync/tune) lampu RGB AURASYNC yang tersedia, pengguna bisa mengaksesnya menggunakan aplikasi Armoury Crate app

ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080

Lalu untuk konektor GPUnya sendiri menggunakan 2x 8-Pin Power Connector. Ini berbeda dengan versi standar Nvidia yang menggunakan 12-Pin.

Pada dasarnya spesifikasi yang ditawarkan untuk ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080. Hanya saja terdapat beberapa perbedaan seperti pada clock speed yang ditawarkan. Default Boost clock yang ditawarkan pada perangkat ini yaitu 1785 Mhz. Sedikit lebih besar dibandingkan dengan versi standar Nvidia yaitu 1,71Ghz.

ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080 ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080

Di graphics card ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080 ini juga terdapat OC mode, dimana pengguna bisa meningkatkan performa clockspeed hingga 1815Mhz. Untuk mengakses OC mode ini, yaitu menggunakan software ASUS GPU Tweak.

Selain itu power limit pada kartu grafis ini juga lebih tinggi dibandingkan versi standar Nvidia. Yaitu 340W hingga 375W.

Software

ASUS TUF GAMING GeForce RTX 3080 dilengkapi dengan software pendukung yaitu GPU Tweak II. Di aplikasi GPU Tweak II, pengguna bisa mengakses beberapa pengaturan seperti performance tweaking, thermal control dan system monitoring.

Baca Juga: Resmi Meluncur, Ini Spesfikasi dan Harga Nvidia GeForce RTX 3000 Series

Melalui aplikasi ini kita juga bisa menampilkan GPU Tweak OSD, yaitu sistem informasi pada berupa dashboard pada layar saat bermain game seperti FPS, GPU Clock, dan GPU Usage.

TestBed

ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3080

Di pengujian review ASUS TUF GAMING GeForce RTX 3080 ini, kami menggunakan testbed yang diantaranya:

  • AMD Ryzen 9 3900X
  • X570 (MEG X570 GODLIKE)
  • 2x8GB DDR4-3600 (G.Skill Trident Z RGB DDR4-3600)
  • 1TB NVMe SSD Gen3 x4 (ADATA SX8200 Pro)
  • 1200W PSU (Corsair AX1200i)
  • OpenBenchTable, 25C Ambient
Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…