Review Lenovo Yoga Slim 7i Carbon: Super Ringan dan Kencang

Author
Irham
Reading time:
November 30, 2020

Kebutuhan akan laptop yang memiliki desain ramping kian hari terus meningkat. Dengan body yang tipis dan ringan, laptop tidak hanya tampil lebih mewah tapi juga meningkatkan mobilitas penggunanya. Akan tetapi ringan dan tipis saja tidak cukup, tentunya laptop juga harus memiliki performa yang powerful untuk mengakomodir semua aktifitas pengguna. Seperti laptop Lenovo Yoga Slim 7i Carbon yang telah datang ke meja pengujian Jagat Review.

Laptop ini memiliki bobot yang kurang dari 1 Kg, dengan material serat karbon. Performanya pun tak bisa dipandang sebelah mata, bahkan ini menjadi laptop pertama bersertifikasi EVO platform yang hadir di Indonesia. Evo Platform adalah kelanjutan dari Project Athena, yang tentunya butuh beberapa persyaratan yang cukup tinggi untuk terpenuhi.

Intel EVO

Penasaran dengan laptop ramping yang satu ini, dan bagaimana bisa laptop yang tipis ini memenuhi persyaratan Evo Platform? Langsung saja simak review Lenovo Yoga Slim 7i Carbon berikut ini.

Desain

Lenovo Yoga Slim 7i Carbon ini memiliki desain Form Factor clamshel, yang sangat ramping. Namun durabilitas yang ditawarkan sendiri cukup tinggi, dimana laptop ini menggunakan material Carbon Fibre atau serat karbon pada bagian punggu layar. Sementara pada area Keyboard dan cover bagian bawah laptop menggunakan material Magnesium Alloy.

review Lenovo Yoga Slim 7i Carbon

Dengan material tersebut, laptop Lenovo Yoga Slim 7i Carbon memiliki sertifikasi uji ketahanan MILSTD810G, yang diantaranya yaitu Drop Test, Vibration Test, High Temperature Test, Low Temperature Test, Extreme Temperatur Test, Low Pressure Test, Sand Resistance Test, dan Dust Resistance Test.

Baca Juga: Jadi yang Pertama, Lenovo Indonesia Rilis Laptop Intel Core 11th Gen “Tiger Lake” 

review Lenovo Yoga Slim 7i Carbon

Sekilas tampilannya masih mirip dengan Yoga Slim 7 Series, namun dengan body yang lebih kecil dan ramping. Untuk warna unit yang kami review yaitu Moon White, membuat tampilan laptop terlihat Stylish tetapi unik. Meskipun berwarna cerah, namun permukaan body laptop juga sudah memiliki lapisan anti bekas sidik jari, sehingga mudah dibersihkan saat kotor.

Untuk ukuran dimensinya, secara preseisi laptop ini memilik panjang 29.5 cm, lebar 20.8 cm,  dengan tebal 1,42 cm pada sisi tipis, dan 1,5 cm pada sisi yang paling tebal. Ini tentunya telah memenuhi syarat dari Evo Platform dimana tebal laptop maksimal yaitu 1,5cm.

Sedangkan untuk bobotnya, laptop ini hanya sebesar 971 gram. Ini membuat laptop sangat ringan dan nyaman dibawa kemana-mana. Tentunya ini juga karena material Carbon Fibre dan Magnesium Alloy yang digunakan. Di samping itu, adaptoer chargernya hanya sebesar 208 gram, sehingga bobot totalnya adalah 1,17 Kg. Adaptor charger menggunakan konektor USB Type C dengan output 65W.

review Lenovo Yoga Slim 7i Carbon

Beralih ke layar, perangkat ini juga sudah memenuhi persyaratan EVO yaitu 12-15 inci, dimana perangkat ini memiliki layar berukuran 13.3 inci. Resolusi yaitu QHD (2560x 1600p @60Hz) dengan aspek rasio 16:10. Ini juga telah memenuhi syarat EVO yaitu layar minimal FullHD.

Aspect Ratio 16:10 membuat perangkat terlihat lebih modern, dengan area kerja di layar yang lebih luas dibandingkan layar 16:9 konvensional. Perpaduan resolusi QHD dan layar 13.3 Inch membuat kepadatan piksel pada layar menjadi tinggi yaitu 226PPI.

Panel yang digunakan yaitu IPS dengan cakupan warna 72% NTSC / 100% sRGB. Tingkat kecerahannya juga tinggi yaitu 300 Nits dan telah mengantongi TÜV Rheinland-Certified. Panel layar telah disertifikasi yang memastikan cahaya biru yang dihasilkan aman untuk mata. Permukaan Anti-Glare membuat laptop bebas dari pantulan sehingga nyaman digunakan.

Syarat EVO berikutnya yaitu Narrow Bezel telah dipenuhi oleh Yoga Slim 7i Carbon, dengan bingkai tipis di tiga sisi, yaitu atas, kanan dan kiri, dengan ketebalan 3mm. Ini membuat tingkat Active Area Ratio mencapai 91%.

Sisi bagian atas terdapat Kamera 720P@30 FPS (Syarat EVO > Kamera 720P@30 FPS) yang ada pada area Cover Notch. Cover Notch berfungsi untuk memudahkan pengguna saat akan membuka layar. Layar laptop dapat dibentangkan hingga lurus 180°.

Perangkat laptop ini juga mendukung fitur Flip-to-Boot, sehingga laptop akan langsung menyala saat layar dibuka. Jadi pengguna tidak perlu repot lagi menekan tombol Power.

Di bagian bawah laptop terdapat dua buah speaker stereo dengan teknologi audio Dolby Atmos. Audio profile dapat diatur menggunakan software Dolby Atmos. Namunn karena arah keluaran suara ke bawah, membuat material meja tempat Laptop akan mempengaruhi kualitas suara.

Untuk tombol dan konektor, perangkat ini memiliki komponen diantaranya:

Kiri

  • 2X Thunderbolt 4 dengan konektor USB Type-C (Syarat EVO > Thunderbolt 4)
    • Masing-masing konektor mendukung standar USB 4.0
    • Masing-masing konektor mendukung Display Out dengan protokol Display Port
    • Masing-masing konektor mendukung Power Delivery
    • Masing-masing konektor dapat digunakan untuk menyuplai daya Laptop (Charging)

Kanan

  • 1X USB 3.2 Gen 2
    • Mendukung Display Out dengan protokol Display Port
    • Mendukung Power Delivery
  • 1X 3.5 MM Audio Combo Jack
  • Power Button

Pada paket penjualan disertakan konverter dari Type-C USB ke:

  • HDMI + D-Sub + USB Type-A
review Lenovo Yoga Slim 7i Carbon

Beralih ke keyboard, perangkat ini memiliki desain dan layout keyboard khas Lenovo Yoga. Jarak antar tombol atau Tra

vel Distance 1 yaitu hanya 1 mm, sehingga mungkin jarak yang terlalu dekat ini tidak mudah digunakan untuk semua orang.

review Lenovo Yoga Slim 7i Carbon

Keyboard memiliki Backlit putih dengan dua tingkat kecerahan, dimana tingkat kecerahan diatur dengan menekan tombol Fn + Spacebar. Backlit Keyboard juga dapat diatur di mode Auto yang akan menyala otomatis saat kondisi cahaya gelap.

review Lenovo Yoga Slim 7i Carbon

Sementara untuk layout Touchpad, yaitu dengan posisi sejajar dengan tombol Spacebar. Tentunya ini akan membaut aktivitas mengetik lebih nyaman karena telapak tidak mudah masuk ke area TouchPad. Touchpad juga telah mendukung fitur Windows Precision Driver.

Spesifikasi

Dari segi spesifikasi, persyaratan lainnya yang harus dipenuhi oleh Yoga Slim 7i Carbon untuk memenuhi kriteria EVO adalah prosesor yang digunakan yaitu minimal menggunakan prosesor Core i5/Core i7 Generasi ke-11.

Untuk Lenovo Yoga Slim 7i yang kami uji ini telah menggunakan prosesor generasi ke 11 dari Intel yaitu Intel Core i7 1165G7 (Tiger Lake). Merupakan penerus dari Intel Core i7 1065G7, prosesor ini memiliki fabrikasi 10 nm SuperFin, dengan  konfigurasi 4-Core/8-Thread serta TDP Range Operation yaitu 12-28 Watt.

Baca Juga: Review Lenovo Legion Y740si: Laptop Super Kencang yang Tipis

Untuk Clock-speed-nya, yaitu dengan Base Clock 2.8 GHz dan Maximum Turbo Boost Clock – 4.7 GHz. Smart Cache juga ditingkatkan dari hanya 8MB di Core i7 1065G7 menjadi 12 MB. Prosesor ini juga

menggunakan Integrated Graphics Intel Iris Xe Graphics dengan 96 EU sebagai syarat dari EVO, yang minimal menggunakan IGP Intel Iris Xe Graphics.

Lalu untuk Memory/RAM, untuk memenuhi Syarat EVO dengan minimal 8 GB Dual Channel, laptop ini menggunakan RAM 16 GB LPDDR4x 4266 MHz, Dual Channel. Hanya saja karena desainnya yang tipis, RAM ini terpasang secara on board, sehinga tidak ada slot SO-DIMM untuk upgrade.

Lalu untuk kapasitas storagenya yaitu menggunakan 1TB SSD NVme PCIe, yang juga telah melampaui persyaratan EVO dengan Minimal 256 GB SSD NVMe PCIe.

Untuk Konektivitas, Yoga Slim 7i menggunakan modul Intel Wi-Fi 6 AX201 (Syarat EVO > Wi-Fi 6). Chipset modem ini mendukung Wi-Fi 6 / Wi-Fi ax dan juga mendukung MU-MIMO dan Gigabit Wi-Fi. Selain itu dukungan Bluetooth 5.0 juga hadir sebagai syarat EVO.

Load Comments

Gadget

March 25, 2021 - 0

(Video) Review Lengkap Galaxy S21 Ultra: Smartphone Premium Samsung Terbaik

Samsung Galaxy S21 Series telah di luncurkan di bulan Januari…
March 22, 2021 - 0

(VIDEO) Preview Samsung Galaxy A72, A52, dan A32

Tidak lama ini, Samsung baru saja menggelar Samsung Unpacked di…
March 20, 2021 - 0

(Video) Review Oppo Reno5 Marvel Avengers Edition

Oppo Indonesia telah resmi meluncurkan smartphone  Oppo Reno5 edisi spesial…
March 18, 2021 - 0

IDC: Penjualan Wearables Audio Meningkat Pesat Selama Pandemi

Perangkat wearables masa kini nampaknya sudah tidak bisa terpisahkan lagi…

Laptop

March 25, 2021 - 0

(Video) Review Lengkap Galaxy S21 Ultra: Smartphone Premium Samsung Terbaik

Samsung Galaxy S21 Series telah di luncurkan di bulan Januari…
March 22, 2021 - 0

(VIDEO) Preview Samsung Galaxy A72, A52, dan A32

Tidak lama ini, Samsung baru saja menggelar Samsung Unpacked di…
March 20, 2021 - 0

(Video) Review Oppo Reno5 Marvel Avengers Edition

Oppo Indonesia telah resmi meluncurkan smartphone  Oppo Reno5 edisi spesial…
March 18, 2021 - 0

IDC: Penjualan Wearables Audio Meningkat Pesat Selama Pandemi

Perangkat wearables masa kini nampaknya sudah tidak bisa terpisahkan lagi…

Gaming

March 30, 2021 - 0

Dikira Situs Bajakan, SEGA “Kejar” Situs Steam Database

Berapa banyak dari Anda yang familiar dengan situs Steam Database…
March 30, 2021 - 0

Mistwalker Tak Tertarik Remake Lost Odyssey atau Blue Dragon

Dibandingkan dengan Nintendo dan Playstation di era itu, usaha Microsoft…
March 30, 2021 - 0

Playstation Store PS3, PSP, dan PS Vita Akan Mati Tahun Ini

Kapan waktu yang paling tepat untuk beralih sepenuhnya dari satu…
March 30, 2021 - 0

Tencent Beli 5% Kepemilikan Dev. Black Myth: Wu Kong

Game buatan developer China mana yang tengah Anda antisipasi saat…