Review ONEX-FX8: Gaming dan Kerja Jadi Super Nyaman

Author
Irham
Reading time:
December 26, 2020

Kali ini tim Jagat Review kedatangan sebuah kursi gaming premium dari ONEX yaitu ONEX-FX8. Ya, kata “kursi gaming”mungkin  terkesan gimmicky, karena pada dasarnya sebuah kursi dapat digunakan dalam segala aktivitas.

Mencari kursi yang memiliki kenyamanan tinggi saat beraktivitas dalam waktu yang lama di depan komputer, maka kata kunci yang paling mudah digunakan adalah “Kursi Gaming”. Meskipun pada penggunaanya sendiri tentu saja tidak hanya untuk kebutuhan gaming, bahkan semua aktivitas di depan komputer akan sangat nyaman menggunakan jenis kursi ini.

Kursi gaming memiliki pilihan yang sangat beragam, dengan desain yang eksentris dan juga memiliki faktor ergonomi yang sangat nyaman.

Nah, salah satu kursi gaming kelas atas yang nyaman sekali adalah si ONEX-FX8. Kenapa kami akhirnya menggunakannya dalam keseharian kami? Simak review kursi gaming ONEX-FX8 berikut ini.

Desain dan Spesifikasi

Bagi yang belum familiar dengan ONEX, brand ini berasal dari Australia dan memang merupakan produsen spesialis gaming chair. ONEX memiliki beberapa line up produk gaming chair yang juga telah hadir di pasar Indonesia, dan salah satunya adalah ONEX-FX8 yang merupakan salah satu varian premium mereka.

ONEX-FX8

Untuk ONEX-FX8 ini yang akan kita review ini, spesifikasinya yaitu menggunakan material rangka berbahan metal. Gaming chair ini memiliki tipe sandaran tinggi yang tertutup penuh.

Review ONEX-FX8

Bahan yang digunakan adalah kulit sintetis yang anti noda. Bahan yang sama dengan kursi pembalap mobil. Bahan dalamnya menggunakan high density foam dan berlapisalan memory foam. Ini membuatnya kokoh, tapi juga empuk.

Review ONEX-FX8

Sandaran belakang kursi dapat diatur hingga 180 derajat. Arm rest memiliki 4 pengaturan posisi, yang terletak di bagian sisi.

Meski sudah ergonomis, masih tersedia penopang tambahan untuk leher dan lumbar (punggung bagian bawah). Tujuannya agar penggunanya bisa duduk dengan postur yang baik dan benar.

Sementara itu, bagian dasar kursi ini terbuat dari base aluminimum padat yang kokoh. Tentunya, ini bukan menggunakan material plastik tebal seperti kursi kelas ekonomis.

Adapun untuk pilihan warna yang tersedia yaitu Black, Black/White, Black/White/Red. Lalu untuk bobot pengguna maksimum yang dapat ditopang adalah sebesar 150kg (180kg max.)

Review ONEX FX8 2

Tipe busa yang digunakan yaitu Module injected high density foam, dengan mekanisme “Multiblock mechanism”. Tersedia pula mekanisme ayun pada kursi ini, lengkap dengan pengunci yang tersedia di bagian bawah.

Terdapat pula pengaturan ketinggian, Class 4 dengan tinggi maksimal yaitu 100mm. Lalu pada bagian kaki menggunakan material Aluminium base 350mm dan roda 65mm Nylon Caster.

Dimensi keseluruhan (WxDxH) yaitu 66cm x 80cm x 120–130cm, sedangkan dimensi sandaran punggung (WxH): 57cm x 80cm. Lalu untuk dimensi alas duduk (WxD): 49cm x 48cm. Bobot total kursi ini mencapai 25.5kg.

Pemasangan

Di review ONEX-FX8 kali ini, proses pemasangan tergolong standar untuk perakitan sebuah kursi gaming atau kursi kantor. Kita tidak membutuhkan peralatan khusus, karena sebuah kunci L yang dikombinasi fungsinya dengan obeng kembang, sudah tersedia dalam paket penjualannya.

Sementara itu, baut pun sudah tersedia lengkap. Bahkan, ada beberapa baut cadangan. Kami mengikuti alur pemasangan yang disarankan dalam lembar cara pemasangan yang tersedia.

Berawal dari perakitan sisi tempat duduk terlebih dahulu. Sandaran dipasangkan ke alas duduk dengan membaut sisi kanan dan kiri. Kemudian kursi ini di balik untuk pemasangan mekanisme pengaturan di sisi bawahnya. Pastikan tidak terbalik antar bagian depan dan belakang kursi.

Selanjutnya diteruskan dengan pemasangan roda ke kaki kursi dan tiang penyanggah di tengahnya.Terakhir, kita pasangkan sisi tempat duduk ke atas tiang penyanggah tadi. Dan, selesai. Kursi siap untuk digunakan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…