Review Sony Bravia XR 65A80K: TV OLED Terbaik Sony? Pakai AI Jadi Makin Keren

Reading time:
December 5, 2022

Pengalaman Menggunakan Sony 65A80K

Sony Bravia XR 65A80K 34

Kami mencoba TV ini dengan memutar berbagai konten dari berbagai aplikasi yang tersedia dan juga menggunakan TV ini untuk output dari laptop gaming dan game console. Tentunya console yang kami pakai adalah PlayStation 5.

Untuk konten non-HDR, baik dari aplikasi streaming maupun input dari perangkat lain, preset tampilan yang tersedia sebagai berikut ini ya. Bisa langsung dipilih sesuai dengan kebutuhan. Sementara kalau yang ditampilkan sudah mendukung HDR, preset yang tersedia adalah seperti ini. Tidak berbeda ya dengan saat menampilkan non-HDR.

Sony Bravia XR 65A80K 32

Nah, pemilihan preset tampilan dan beberapa pengaturan cepat lain akan muncul di area bawah layar sebagai overlay. Ini membuat kita tidak perlu menutup dulu konten yang tengah kita putar di TV saat ini melakukan pengaturan. Ada preset Custom yang bisa kita manfaatkan untuk menyimpan preset sesuai preferensi kita sendiri. Menu kustomisasi preset muncul sebagai overlay di area kanan. 

Pengaturan untuk fitur motion smoothness juga ada di sini ya. Jadi kalau kurang cocok dengan pengaturan standar bawaan, bisa diubah manual dari menu ini. Ada juga preset Game, ini disiapkan untuk bermain game. Sebagian besar post-processing yang bisa menyebabkan input lag dimatikan di sini. Jadi kontrol akan lebih responsif di game.

Sony Bravia XR 65A80K 35

Sementara kalau bertemu dengan konten yang mendukung Dolby Vision, akan muncul preset Dolby Vision Dark dan Dolby Vision Bright. Ini bisa dipilih sesuai dengan kondisi pencahayaan di sekitar TV. Atau ya sesuai preferensi kita. Ada juga Creator Calibrated Mode. Ini tersedia untuk Netfix dan Bravia Core. Jadi, saat mode ini aktif, konten di Netflix dan Bravia Core akan ditampilkan sesuai dengan keinginan kreatornya. Bravia Core juga secara khusus mendukung mode IMAX Enhanced untuk konten-konten IMAX.

Untuk audio, preset yang tersedia seperti ini ya. Tentu saja, bisa kita pilih sesuai dengan konten yang tengah kita tonton. Kalau dibutuhkan, ada pengaturan equalizer untuk lebih menyesuaikan output suara dengan preferensi kita.

Sony Bravia XR 65A80K 37

Selain untuk preset tampilan dan audio, di menu overlay di sisi bawah layar, tersedia juga menu pengaturan cepat untuk network, pilihan input, dan lain-lain. Ada juga shortcut untuk membuka menu-menu lain di sini.

Sementara untuk navigasi di menu dari TV ini, baik menu Sony maupun menu bawaan Google TV, terbilang cukup lancar.

Lalu, bagaimana kualitas tampilannya?

Sony Bravia XR 65A80K 36

Layar OLED di TV ini dioptimalkan dengan memanfaatkan Cognitive Processor XR dengan kemampuan Cognitive Intelligence. Jadi, TV bisa secara otomatis menyesuaikan tampilan di layar dengan isi dari konten yang diputar serta kondisi ruangan tempat TV diletakkan. Hal ini dimungkinkan karena ada light sensor. Jadi ada ambient optimization di TV ini.

Menurut kami, kualitas tampilan yang dihasilkan terbilang sangat baik. Khas OLED. Optimasi yang dilakukan dengan XR Picture juga bisa dikatakan membuat berbagai konten tampil prima saat diputar di TV ini.

XR OLED Contrast Pro bisa memanfaatkan kontras tinggi yang umum ditawarkan OLED dan menampilkan warna dengan color temperature yang pas, dengan tuning per pixel yang memang dimungkinkan di panel OLED. Sayangnya, saat mencoba memutar konten dengan Dolby Vision, kami merasa tuning di TV ini masih kurang pas. Contrast di tampilan terasa terlalu tinggi. Terasa kurang natural.

Sony Bravia XR 65A80K 38 Sony Bravia XR 65A80K 39

Saat kami coba cek color gamut dengan colorimeter, di mode Standard dan Vivid, sudah dekat dengan 100% sRGB dan 100% DCI-P3. Sony menyebutkan kalau TV ini memang mendukung wide color gamut, sebagai bagian dari fitur XR Colour di TV ini. Lalu, untuk mode Cinema, ini dituning untuk lebih dekat dengan 100% sRGB, atau mungkin lebih tepatnya Rec. 709 kalau untuk konten film.

Sementara untuk brightness, kami merasa brightness yang ditawarkan TV ini tidak terlalu tinggi.

Sony Bravia XR 65A80K 42

Kalau ingin menggunakan TV ini untuk menonton konten dengan pergerakan cepat, Sony juga menjanjikan tampilan gerakan yang mulus, bebas blur, dengan teknologi XR OLED Motion. Ini cocok ya untuk nonton pertandingan olahraga, seperti balapan, basket, atau sepak bola. 

Untuk konten dengan resolusi di bawah 4K, ada XR Clarity dengan XR 4K Upscaling yang bisa meningkatkan detail dari konten, sehingga bisa tetap terlihat jelas, tidak rusak atau pecah-pecah di layar besar ini. Saat kami coba dengan konten 480p dan 720p di YouTube, memang bisa tetap terlihat cukup rapi di TV ini. View angle, luas sekali, khas OLED. Tidak ada pergeseran warna yang mengganggu di layar ini walaupun kami ada di samping TV.  Permukaan layar sedikit memantulkan bayangan. TV ini memang tidak menggunakan treatment anti-glare. Tapi, ini membantu warna tampil dengan lebih prima.

Secara umum, tampilan dari TV OLED ini terbilang sangat memuaskan.

Beralih ke audio, ada lima speaker Acoustic Surface Audio+ di TV ini. Speaker ini membuat suara seakan-akan keluar dari layar, dari posisi di mana suara seharusnya muncul. Ini juga didukung oleh XR Sound dengan fitur XR Sound Position.

Sony Bravia XR 65A80K 40

Saat kami coba untuk memutar film dan mendengarkan musik, kami merasa separasi suara yang dihasilkan terbilang baik. Efek surround juga cukup terasa, kemungkinan besar karena TV ini dibekali fitur XR Surround dengan 3D Surround Upscaling yang memungkinkan surround dihasilkan hanya memanfaatkan speaker yang ada di TV saja. Sementara untuk karakter suara, kami merasa TV suara yang dihasilkan lebih dominan di suara tinggi dan mid. Tuningnya terbilang sudah baik, karena kami tidak merasa suara yang dihasilkan jadi terasa tajam dan membuat telinga sakit.

Sayangnya, untuk TV yang dilengkapi dengan subwoofer, kami merasa suara rendah atau bass yang dihasilkan agak kurang. Suara gebugan atau dentuman memang ada, tapi volumenya agak rendah dan jadi kurang terasa.

Secara umum, suara yang dihasilkan TV ini masih terbilang memadai. Masih relatif jauh lebih baik dari rata-rata TV standar saat ini.

Nah, untuk lebih mengoptimalkan tampilan dan audio TV ini, Sony menawarkan BRAVIA CAM. Ini adalah “webcam” yang bisa dipasang ke TV untuk mendeteksi posisi pengguna di depan TV, dan tampilan serta suara akan dioptimalkan lebih lanjut lagi sesuai dengan posisi kita.

Sony Bravia XR 65A80K 41

Berikutnya, coba TV ini dengan PlayStation 5. Ada Variable Refresh Rate dan Auto-Low Latency Mode di TV ini, sehingga cocok untuk console masa kini seperti PlayStation 5 ini. Selain itu, ada juga fitur khusus seperti Auto HDR Tone Mapping dan Auto Genre Picture Mode, ini akan membantu optimasi tampilan game yang dimainkan dari PlayStation 5 di TV ini.

Resolusi 4K dengan refresh rate tinggi juga akan meningkatkan kenyamanan dan pengalaman saat memainkan game di TV ini, apalagi dengan kualitas tampilan yang ditawarkan ya. Mantap!

Sementara untuk gaming dari PC, saat kami coba TV ini kompatibel dengan G-Sync Compatible. Untuk memainkan game AAA, game indie, atau game apapun itu dari PC, TV ini pastinya akan memuaskan. Apalagi game-game yang hadir dengan tampilan yang keren.

Konsumsi Daya

Berapa konsumsi daya dari TV ini? Kami coba ukur saat TV ini menampilkan konten, baik dari aplikasi di TV maupun input dari HDMI.

Konsumsi dayanya kurang lebih seperti ini:

Sony Bravia XR 65A80K 43

Kalau ingin konsumsi daya lebih rendah, ada fitur power saving di TV ini. Kualitas tampilan akan sedikit turun karena layar akan sedikit diredupkan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 11, 2026 - 0

SEGA dan Animate Gelar Kolaborasi Global Selama Setahun Penuh

Beragam game populer SEGA akan dapatkan aktivitas spesial selama setahun…
May 11, 2026 - 0

HeroPlay & OlahBola Gelar Kompetisi Antar Kota Football City Battle

HeroPlay bersama OlahBola resmi meluncurkan Football City Battle, kompetisi sepak…
May 11, 2026 - 0

Genshin Impact Version “Luna VII” Tampilkan Krisis Baru di Sumeru

Genshin Impact perlihatkan Version "Luna VII" yang akan ketengahkan krisis…
May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…